St Agnes – Muara Beringin

MBERINGIN

Pengurus Dewan Stasi St Agnes Muara Beringin Periode 2015 2017 / Dok: DPP

Pengurus Dewan Stasi St Agnes Muara Beringin Periode 2015 2018 / Dok: DPP

Advertisements

3 thoughts on “St Agnes – Muara Beringin

  1. hari ini dalam mengikuti pelatihan jurnalistik cukup puas walaupun tidak dapat mengikuti secara menyeluruh berhubung ada misa distasi kami,semoga kedepannya ada kemajuan dalam stasi untuk membagikan berita kegiatan stasi dan hal lain,GBU

    1. Terimakasih, bapak. Tidak ada kemampuan yang mendadak muncul tanpa disertai latihan. Kami tunggu latihan-latihan berupa tulisan dari St Agnes.

      Maju terus Muara Beringin – sesuai dengan pesanb\ Bapa Paus, jangan ragu untuk masuk ke dunia digital – bagi EvANGELISASI dan bagi kita sendiri 🙂

      Salam hangat
      admin

  2. hari ini minggu tanggal 12 oktober 2014 ada misa di stasi kami st. agnes muara beringin yang di pimpin oleh pastor pancani dihadiri hampir 70 persen umat stasi juga ada pak nyoman dan seorang ibu serta pak supir ,walaupun umat stasi dalam bernyanyi masih ada kekurangan tapi lumayanlah ada usaha untuk memperbaiki dihari mendatang dengan latihan, tapi yang terpenting adalah adanya kemauan dan semangat untuk melangkah lebih baik, dalam misa sebagian besar terlihat puas karena pastor pancani cukup gamblang dalam menjabarkan injil,pastor menjelaskan bahwa Yesus bukan mendirikan agama tetapi mau memperkenalkan betapa baiknya Allah Bapa manusia ciptaannya, Dalam perumpamaan itu raja yang kecewa kepada para undangan yang tidak memperdulikan undangan raja malah mengundang semua orang untuk hadir kepesta perjamuan dengan memakai pakaian pesta, pastor menjelaskan bahwa yang dimaksud pakaian pesta adalah perbuatan kasih atau pertobatan yang sungguh dan memutar tujuan hidup dari yang egois hanya peduli diri sendiri berbalik kearah yang peduli terhadap orang lain, tapi ada juga undangan yang tidak memakai pakaian pesta raja tersebut mengusir undangan itu ketempat gelap dimana ada kertak gigi, pastor menjelaskan bahwa itu bukanlah gambaran neraka atau hukuman tetapi lebih kepada gambaran penyesalan dan kekecewaan karena menolak cinta kasih Allah yang mencintainya.Karena Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus bukanlah Allah yang kecam tetapi penuh cinta sehingga jika ciptaanya manusia menolak cintaNya maka manusia itu sediri yang akan kecewa dan menyesal karena penolakan tersebut, Semoga umat stasi memperoleh bekal untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyebarkan warta kabar gembira betapa baiknya Allah kepada semua orang. GBU

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s