Jumat Agung 2017 di Stasi St Caecilia Siabu

Jumat Agung, 14 April 2017 di Stasi St Caceilia di persembahkan oleh Rm Antonius Wahyudianto, SX.

Romo dalam homilinya mengatakan bahwa tidak selamnya kenyataan hidup itu menyenangkan dan menggembirakan. Banyak orang tidak mau menerima kenyataan tidak enak dalam hidupnmya – seperti dalam bacaan Injil hari ini. Banyak orang Yahudi tidak bisa menerima Yesus sebagai Anak Allah. Mereka tidak mau mengakui meski telah melihat banyak tanda dan mujizat. Banyak pekerjaan baik yang telah dilakukan Yesus dalam nama Bapa-Nya, tetapi tidak membuat orang-orang Yahudi memuji dan memuliakan Allah. Yang terjadi adalah mereka malah mencela dan bermaksud membunuh Yesus. Mereka mennggapnya Yesus telah menghujat Allah karena menyebutnay diri_nya sendiri sebagai Anak Allah yang menurut mereka adalah orang biasa. Dan juga kenyataan bahwa Yesus – yang Anak Allah – telah membuat banyak mujizat dan diikuti banyak orang membuat mereka iri.

Begitu pula dalam kehidupan kita sehari-hari, pernah terjadi peritiwa semanggi dalam menegakkan keadilan dan kebenaran yang dialami Munir dan kawan-kawan mengalami bayak kendala, meski demikian, kebenaran dan keadilan tetap diperjuangkan.

~SrL

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s