Minggu Palma 2017 d Stasi St Laurentius Sukaramai

Pada zaman Yesus ada dua jenis kendaraan yakni kuda dan keledai. Seorang raja biasanya mengendarai kuda yang merupakan lambang kekuasaan dan kekerasan, dan juga dipakai dalam perang. Menurut Nabi Zakharia, Mesias memilih menunggangi keledai, yang adalah kendaraan masyaraakt kecil, binatang yang sehari-harinya dipakai untuk mengangkut barang dan pekerja berat. Yesus – yang adalah Mesias – memilih menunggangi keledai, membawa misi Mesias, menghadirkan diri-Nya sebagai pembawa damai yang lemah lembut.

Penampilan Yesus yang menunggangi seekor keledai  masyarakat beraksi dengan dua cara yaitu:

  1. Murid-murid Yesus meletakkan mantel mereka di atas punggung keledai itu, lalu
  2. Yesus naik dan duduk di atasnya.

Mantel dalam budaya orang Israel melambangkan pribadi orang itu sendiri dan mantel juga melambangkan kehidupan mereka. Tujuannya adalah bahwa Murid-murid mau menyambut dan mengakui Yesus sebagai Mesias yang membawa damai dan lemah lembut.

Minggu Palma di Stasi St Laurentius Sukaramai kali ini dipersembahkan oleh Pastor Otello Pancani, SX. Umat banyak hadir dan mengikuti kegiatan dengan tertib dan telah mempersiapkan diri dengan baik, diantaranya dilantunkannya koor dari ibu-ibu stasi.

~ Sr. L

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s