KEGIATAN PASTORAL PAROKI ST. PAULUS BULAN APRIL & MEI 2017

Saudara-saudari terkasih,

Kita semakin dekat perayaan agung Paska. Bagi orang Kristiani “Hari Raya Paska bukan saja salah satu pesta di antara yang lain, melainkan “pesta segala pesta”, “perayaan segala perayaan…  Seluruh tahun liturgi adalah pengembangan dari berbagai aspek misteri Paska yang satu” (KGK 1169, 1171). Mulai dengan hari Rabu Abu (tgl 1/3) kita sedang menekuni masa Pra-Paska, yang bertujuan untuk mempersiapan diri kita pada perayaan misteri agung Paska, melalui pelbagai sarana pertobatan, seperti: puasa dan pantang, doa dan penerimaan sakramen, serta solidaritas dengan saudara/i yang lemah.

Merayakan Paskah bagi kita artinya  menjadi saksi bahwa Yesus yang telah bangkit hidup dan meraja. Dia adalah Sang Penyelamat kita, tujuan hidup kita, yang patut kita sembah, cintai dan ikuti dengan sepenuh hati.  Para rasul telah memberikan kesaksian tentang kembangkitan Yesus. Kesaksian mereka, yang berdasar fakta sejarah, adalah dasar iman kita. ‘Jika Yesus tidak bangkit, sia-sialah iman kita’.  Kita sekarang diminta untuk memberikan kesaksian tentang Yesus yang hidup teristimewa dalam Sabda-Nya, dalam Sakramen-sakramen dan dalam diri Saudara-saudari kita, terutama yang paling lemah dan miskin. Kesaksian ini kita berikan dengan tekun mendengarkan, merenungkan dan menghayati Sabda-Nya; dengan menerima sakramen-sakramen sebagai sarana perjumpaan kita dengan Sang Penyelamat – sakramen-sakramen yang diistimewakan dalam masa Pra-Paska ialah Sakramen Tobat, dalam masa Paska: Sakramen Baptis dan Sakramen Ekaristi -.  Kesaksian itu kita berikan juga dengan melayani sesama manusia – teristimewa yang miskin dan melarat dengan semangat melayani Tuhan sendiri.

Beberapa hal yang diminta untuk diperhatikan, antara lain:

  1. Dalam masa Pra-Paska, sambil kita menekuni puasa dan pantang, APP dan ibadat jalan salib, kita tidak lupa menerima Sakramen Tobat, sakramen perdamaian. Kita memanfaatkan pelayanan Sakramen Tobat di stasi-stasi menurut jadwalnya.  Jika  stasi kita tidak terdapat dalam daftar pelayanan sakramen tersebut, kita selalu boleh minta kesediaan pastor untuk melayani Sakramen tersebut baik secara pribadi maupun untuk seluruh umat di stasi.
  2. Mengingat besarnya dampak kebiasaan buruk ‘korupsi’ di segala lapisan masyarakat, bahkan di dalam Gereja, maka diminta agar dalam salah satu Hari Minggu masa Prapaska sebagai upaya pertobatan dalam hal ini dibaca SERUAN PASTORAL KWI 2016 STOP KORUPSI ganti homili.
  3. Mengingat bahwa Minggu Suci adalah minggu paling utama sepanjang tahun, maka diminta agar segala Ibadat dalam Minggu Suci tsb dipersiapkan dengan mantap dan dilaksanakan dengan saksama.
  4. Sudah diedarkan ke stasi-stasi Undangan untuk Penyegaran Rohani tentang ‘Martyria’ – (Kesaksian ) -. Penyegaran tersebut akan dipimpin oleh Komkat Padang di Labuh Baru tanggal 27-28 Maret. Semua stasi diminta ikut serta dengan mengutus pesertanya menurut petunjuk dalam surat undangan.
  5. Kursus Komuni Pertama diharapkan sudah berjalan dengan baik di semua stasi yang merencanakan Perayaan Komuni Pertama tahun ini. Stasi-stasi tersebut diminta untuk melaporkan jumlah anak calon Komuni Pertama ke Kantor Paroki.
  6. Diharapkan pula sudah mulai kursus Persiapan Penerimaan Sakramen Penguatan (Krisma) di stasi-stasi, paling lambat Hari Minggu Pertama sesudah Paska.
  7. Hari Minggu II Paskah (tgl 23/4) adalah Minggu Kerahiman Ilahi. Di paroki kita sudah terbentuk suatu Kelompok Kerahiman Ilahi dengan tujuan untuk mengembangkan devosi Kerahiman Ilahi. Semoga kelompok ini makin berkembang dan menyemangati seluruh paroki dengan devosinya.
  8. Bulan Mei adalah bulan Maria. Kita memanfaatkan bulan ini untuk meningkatkan devosi kita kepada Bunda Maria dengan keyakinan bahwa Bunda Maria akan mengantar kita makin dekat dengan Tuhan Yesus, Penyelamat kita. Selain doa rosario, dalam bulan ini baiklah kita membiasakan diri berdoa doa “Malaikat Tuhan” atau, pada masa Paska, “Ratu Surga” (MB 3,4), yang didoakan tiga kali sehari: pkl 06.00, 12.00, 18.00.
  9. Pada tgl 12-14 Mei diadakan Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) gelombang II tahun ini. Harap diumumkan di stasi agar dapat dimanfaatkan oleh yang berkepentingan.
  10. Tanggal 7 Mei ialah hari Minggu Panggilan. Seluruh umat dihimbau untuk memperhatikan seruan Yesus: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.  Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Mt 9:38). Kita sukseskan Perayaan Paskah BIA & BIR separoki.
  11. Tanggal 29 Mei mulai bulan Ramadhan, bulan puasa untuk umat Islam. Kita menghormati Saudara/i kita yang menunaikan ibadah puasa ini dengan perilaku kita yang mendukung.

Demikianlah kami sampaikan, sambil mengucapkan:

“SELAMAT MEMPERSIAPAKN HARI RAYA PASKA DAN SELAMAT MERAYAKANNYA!”.

Pekanbaru, 18 Maret 2017.

Salam dan hormat,

Franco Qualizza, SX

Pastor Paroki

Advertisements

2 thoughts on “KEGIATAN PASTORAL PAROKI ST. PAULUS BULAN APRIL & MEI 2017

    1. Jadwal kunjungan Pastor ke Stasi-stasi, supaya umat stasi bisa mempersiapkan dengan baik, dan bagi umat yang mau bertemu / ada kepentingan dengan pastor bisa membuat jadwal di luar jam-jam tersebut. Terimakasih

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s