Perayaan Santo pelindung di Kring St Bartolomeus Rasul

Jumat, 26 Agustus 2016, di salah satu kring Stasi St Veronika Palas, tepatnya Kring St Bartolomeus Rasul, berkumpul umat untuk merayakan pesta peringatan santo pelindung Kring tersebut.

 Bartolomeus adalah seorang dari keduabelas rasul (Mrk. 3:18Kis. 1:13, yang tidak disebut oleh Injil Yohanes), yang oleh tradisi kemudian disamakan dengan *Natanael (tidak disebutkan oleh Injil-injil Sinoptis), yang dibawa kepada Yesus oleh *Filipus (Yoh. 1:45). Identifikasi ini dilakukan mungkin karena dalam daftar Injil-injil Sinoptis *Bartolomeus disebut setelah *Filipus. Eusebius, sejarawan dan uskup *Kaisarea (313 M), menganggap dia adalah misionaris ke India. Bartolomeus diangkat sebagai santo pelindung Armenia, di mana ia wafat sebagai martir. Armenia adalah tempat di mana Tabut Perjanjian diletakkan juga tempat di mana burung merpati perdamaian membawa sehelai daun zaitun segar ke bahtera Nuh. Pada abad ke-4 jenasah Bartolomeus dipindahkan ke sebuah gereja di Roma, di sebuah pulau di tengah-tengah sungai Tiber. Pesta St. Bartolomeus dirayakan setiap tanggal 24 Agustus.

Perayaan pelindung di kring yang memilih St Bartolomeus sebagai pelindungnya ini dipimpin oleh katekis Paroki, Bapak I Nyoman PA, yang dalam renungannya menegaskan dan menghimbau agar kita bisa meneladani santo bartolomeus rasul, sebagai santo yg melayani Tuhan, Jujur dan setia yang mana sikap-sikap tersbut dapat diaplikasikan oleh kita melalui pelayanan di rumah dalam keluarga masing-masing, di lingkungan dan di gereja.

Umat yang hadir pada saat itu sebanyak 120 orang, terdiri dari pengurus kring yang ada di Santa Veronika, pengurus gereja, dan umat kring santo batolomeus sendiri. Kegiatan ini yg diadakan di rumah ketua kring Bpk Bernardus Simanjuntak yang dalam kesempatan sambutan menyampaikan rasa syukur atas perayaan disertai harapan semoga anggota kring bisa kompak dan bersatu untuk membangun dunia bagi Kristus. Dalam kesempatan ini juga, ketua Stasi – Bapak Yulius Bago – menyampaikan Terimakasih kepada kring Santo Bartolomeus yang sudah merayakan pesta pelindungnya dan juga menghimbau kepada kring-kring yang lain agar melaksanakan perayaan yang sama dan dengan demikian agar menjadi renungan hidup  dan mempedomani jejak para santo dan santa. Dengan kebiasaan baik ini juga, diharapkan semoga generasi muda, kaum bapak dan ibu dapat mengambil bagian dalam pelayanan di gereja sesuai dengan Talenta dan kemampuan yang di anugrahkan oleh Tuhan.

~ Yulius Bago

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s