Dari Pastor Paroki untuk seluruh Umat – Mei 2016

Yang terkasih, Umat se-Paroki…

Dalam Gereja dan dalam perjalanan iman, perempuan telah dan masih memiliki peran khusus dalam membuka pintu kepada Tuhan.

PEMBINAAN OLEH BRUDER LUKAS UNTUK PARA PENDAMPING BIA DAN BIR April 2014

PEMBINAAN PARA PENDAMPING BIA DAN BIR April 2014 (Dok. St Lusia Rumbai)

Setiap tahun Gereja Universal memperingati Bulan Maria pada bulan Mei. Bunda Maria setia melaksanakan tugas sehari-hari. Kita tidak melihat adanya satupun mukjizat dalam hidup Maria di bumi ini. Ia tidak berbeda dengan wanita-wanita yang lain; peker-jaannya, kegembiraannya dan keprihatinannya dalam hidup sehari-hari sama saja dengan pekerjaan, kegembiraan dan keprihatinan bunda-bunda lain, yakni menjadi bunda rumah tangga yang baik, yang memelihara serta melayani anggota-anggota keluarganya. Pekerjaan-pekerjaan Maria itu biasa dan tidak membuatnya menonjol. Akan tetapi, semua itu dilakukan demi kebahagiaan Keluarga Kudus. Dimanakah Bunda Maria menemukan hal yang memotivasinya? Tentu, dalam keyakinannya bahwa dengan melayani keluarga, berarti ia melayani dan membahagiakan Tuhan sendiri.

Jika dilihat secara terbuka dan dengan jujur, peranan seorang ibu itu lebih dalam dan lebih sulit daripada apa yang disadari mereka dan diakui oleh suami, yaitu menciptakan suatu rumah tangga dan keluarga yang bahagia. Sebuah rumah tangga adalah tempat anggota-anggota keluarga belajar bersama. Di dalam rumah tangga, pelajaran dasar yang penting bagi keluarga diajarkan. Rumah tangga juga menjadi tempat anggota keluarga bertumbuh dan belajar bersama-sama. Di dalamnya, satu keluarga hidup bersama-sama.

Juga, Gereja tanpa kaum wanita adalah sebuah Gereja yang tak bisa terbayangkan. Mungkin hanya menjadi sebuah Gereja yang selalu sepi  dari kehadiran  dan keterlibatan kebanyakan wanita. Tetapi, Tuhan memang tidak keliru mengawali karya keselamatan-Nya dan menghidupkan Gereja-Nya melalui rahim seorang wanita penuh pesona dari Nazareth di Galilea. Karena itu, hingga kini Gereja tidak pernah sepi dari kehadiran dan keterlibatan wanita dalam berpastoral.

Kerasulan Doa (Apostleship of Prayer) dari Jaringan Doa se-Dunia dari Paus (the Pope’s Worldwide Prayer Network) yang berpusat di Amerika Serikat mengumumkan bahwa intensi doa universal yang dipilih oleh Paus Fransiskus untuk bukan Mei 2016 adalah “Hormat terhadap Perempuan”. Paus Fransiskus berharap di bulan Mei 2016 agar di setiap negara di dunia, perempuan-perempuan dihormati dan dihargai, serta sumbangan penting mereka kepada masyarakat sungguh-sungguh dihormati.

Semoga karya dan semangat Bunda Maria menginspirasi para wanita di paroki kita ini.

Pekanbaru, 13 Mei 2016

Salam Hangat

P Franco Qualizza,SX

Pastor Paroki

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s