Perayaan Jumat Agung di Stasi St Fransiskus Xaverius Bukit Payung 2016

Dalam perayaan Jumat Agung ini yang di bagi dalam 3 bagian yaitu

  • Perayaan Liturgi Sabda,
  • penghormatan Salib,
  • dan Komuni.

Suasana yang terlihat bukan seperti biasanya di Gereja Katolik pada umumnya, karena umat pada umumnya memakai pakaian hitam, sedangkan untuk orang Katolik warna Liturgi adalah merah. Hal ini menunjukkan bahwa kematian Yesus bukan unk kita bersedih, karena tanpa kematian, kebangkitan tidak ada, tanpa kebangkitan Yesus maka sia2lah kita mengimbangi Dia. Maka bagi orang Katolik sewajarnya memakai pakaian warna merah sebagai lambang kemartiran.

Hal tersebut juga di singgung pastor yang akrab di panggil dg. P. Totok. Beliau adalah pastor tamu yang melaksanakan eksistensi selama masa pekan suci di Paroki Santo Paulus Pekanbaru. Sehari2 beliau adalah sebagai dosen Hukum Gereja di STFT Pematang Siantar.

~ Rosalaura Purba

 

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s