Dari Pastor Paroki untuk seluruh umat – Maret 2016

Salam dalam damai dan kasih Tuhan kita Yesus Kristus…

Untuk mengisi kesejatian Masa Prapaskah agar dengan kongkrit kita dapat membangun rekonsiliasi pribadi dan bersama kepada Allah dan sesama, secara khusus Paus Fransiskus mengajak kita untuk meluangkan waktu “24 Jam untuk Tuhan”. Dengan penuh syukur, Paroki kita telah memenuhi himbauan Bapa Suci dengan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, petugas dan umat memberikan dan membuka diri untuk menyadari bahwa Allah Bapa yang Maha Rahim selalu setia mendampingi kita di sepanjang waktu.

Momen 24 jam mengundang kita untuk selalu hidup dan hadir bersama dengan Allah. Momen tersebut juga mengajak kita selalu menyadari bahwa Allah bersama kita, dan kita harus mensyukurinya. Dengan apa? Rasa syukur perlu diwujudkan dengan tekun mendengar firmanNya, membenamkan diri dalam nikmat dan kasih­Nya, melatih keheningan dengan mendengarkan dan melakukan kehendakNya, se­gera mohon ampun ketika bersalah dengan mengaku dosa, mencoba mengakhiri hari dengan selalu merenungkan batin atas perjalanan sepanjang hari, mendoakan setiap orang yang berperan dan mempengaruhi hidup kita, entah pengaruh baik maupun pengaruh buruk.

Kerahiman Tuhan seharusnya menggerakkan setiap manusia untuk memperlakukan sesama dengan murah hati dan penuh belas kasihan. “Hendaklah kamu murah hati seperti Bapamu murah hati” (Lk 6:36). “Hatiku meluap dengan kerahiman agung untuk jiwa-jiwa, dan terutama untuk para pendosa yang malang. Hanya jika mereka dapat mengerti bahwa Aku-lah Bapa yang terbaik bagi mereka dan untuk merekalah Darah dan Air keluar dari Hati-Ku …. Karena itulah Aku tinggal dalam Tabernakel sebagai Raja Kerahiman. Aku ingin melimpahkan rahmat pada jiwa-jiwa…. Mereka punya waktu untuk apa saja, tetapi mereka tidak punya waktu untuk datang kepadaKu memohon rahmat” (Buku Harian Kerahiman Ilahi St Faustina, 367).

Semoga kita dapat menimba kerahiman-Nya, salah satunya dengan datang dan bersujud kepada Tuhan Yesus yang tinggal di Tabernakel sebagai Raja Kerahiman yang ingin melimpahkan rahmat belaskasihan kepada orang-orang yang memintaNya… Untuk membuat kita makin akrab dengan Sakramen Mahakudus yang disimpan di tabernakel, setiap hari Kamis sore jam 18.30 di gereja paroki diadakan ibadat sembah sujud di hadapan sakramen Mahakudus. Semoga umat tergeraklah hatinya untuk menghadirinya.

Salam hangat…

P Franco Qualizza, SX

Pastor Paroki

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s