Tema APP 2016: PANGGILAN UNTUK HIDUP DALAM PERSEKUTUAN

Masa Pra-paska Tahun 20016 mulai pada hari Rabu Abu, 10 Februari, dan berlangsung sampai dengan hari Sabtu Suci, tgl. 26 Maret 2016. Lama waktunya ialah 40 hari, tidak terhitung 7 hari Minggu di dalamnya, karena hari Minggu bukan hari tobat. Masa pra-Paskah ialah masa tobat.

 Tentang tobat hukum Gereja ialah sbb: “Semua orang beriman kristiani menurut cara masing-masing wajib melakukan tobat demi hukum ilahi; tetapi agar mereka semua bersatu dalam suatu pelaksanaan tobat bersama, ditentukan hari-hari tobat di mana umat beriman kristiani secara khusus meluangkan waktu untuk berdoa, menjalankan karya kesalehan dan amal-kasih, menyangkal diri sendiri dengan melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara lebih setia dan terutama dengan berpuasa dan berpantang” (KHK # 1249)

NB.Waktu tobat lain, selain masa pra-Paskah, ialah setiap hari Jum’at sepanjang tahun. (KHK # 1250)

Tema APP tahun 2016 ialah:  “PANGGILAN UNTUK HIDUP DALAM PERSEKUTUAN”

Tema tersebut hendaknya direnungkan/didoakan seturut petunjuk buku panduan dari PSE Keuskupan Padang dalam setidaknya empat kali pertemuan di Kring/Stasi selama Masa Prapaskah.

Sarana yang disajikan oleh Gereja untuk melaksanakan pertobatan dalam masa pra-Paskah ialah:

I. Dalam bidang matiraga: Puasa dan Pantang:

Peraturan Puasa dan Pantang

  • Berpantang dan berpuasa pada hari Rabu, 18 Februari dan hari Jumat Agung, 3 April 2014.  Pada hari Jumat lain-lainnya dalam Masa pra-paska (dan sepanjang tahun) kita wajib hanya berpantang.
  • Yang diwajibkan berpuasa menurut Hukum Gereja adalah semua yang sudah dewasa sampai awal tahun ke-enampuluh (KHK k. 1252).  Yang disebut dewasa adalah orang yang genap berumur delapanbelas tahun  (KHK k. 97.1)
  • Puasa artinya:  mengurangi makan untuk merasakan kelaparan (biasanya makan kenyang hanya satu kali sehari).
  • Yang diwajibkan berpantang:  semua yang sudah berumur 14 tahun keatas (KHK. 1252)
  • Pantang yang dimaksud disini:  tiap keluarga atau kelompok atau perorangan memilih sendiri sekurang-kurangnya satu dari kemungkinan-kemungkinan ini:  pantang daging, pantang garam, pantang jajan, pantang rokok.  Setiap orang Katolik sangat dianjurkan untuk memilih wujud pantangnya yang lebih bermanfaat untuk membangun sikap tobat yang berguna untuk pengembangan imannya.
  • Yang belum terikat wajib puasa dan pantang karena usianya masih kurang, dianjurkan untuk dibina ke arah semangat tobat yang sejati, juga melalui puasa dan pantang.
  • Untuk menghayati makna Masa pra-Paskah Gereja Katolik meniadakan semua pesta-pesta, termasuk pesta perkawinan.

II. Dalam bidang doa, yang amat dianjurkan oleh Gereja ialah:

Baik secara pribadi maupun bersama-sama mengusahakan pembaharuan hidup rohani, misalnya melalui: rekoleksi, retret, Sakramen Tobat, peningkatan semangat doa secara pribadi dan dalam keluarga, ibadat jalan salib, dan sebagainya.

III. Dalam bidang amal kasih:

Memperhatikan kebutuhan sesama dan membantu mereka dengan menyumbangkan waktu, tenagam, harta. Salah satu ungkapan tobat bersama dalam masa Prapaskah ialah Aksi Puasa Pembangunan (APP). “APP adalah kegiatan Gereja Katolik Indonesia yang diselenggarakan pada masa pra-Paskah sebagai salah satu perwujudan tobat dan solidaritas dengan kaum papa.  Kegiatan utama APP adalah penyadaran rohani lewat ibadat-ibadat APP dan pengumpulan dana untuk proyek-proyek sosial dan pembangunan.” (SKRS # 136.7).

Amplop APP yang diisi secara pribadi / per keluarga dikembalikan sebagai persembahan dalam Ibadat pada hari Jum’at Agung.

Dapat disimpulkan bahwa masa pra-Paskah ialah suatu masa suci, ibarat suatu retret agung, bagi umat beriman yang dipanggil oleh Gereja untuk ikut bersama Kristus ke padang gurun selama 40 hari untuk berjuang dan melatih diri melawan segala godaan dan setan. Usaha ini dibuat melalui matiraga, puasa dan pantang, melalui doa dan perbuatan amal kasih dengan tujuan untuk memperbaharui hidupnya (bertobat) agar dengan demikian dapat  diikutsertakan juga dalam kemenangan yang diperoleh Kristus melalui sengsara wafat dan kebangkitan-Nya.

Pekanbaru, 29 Februari 2016.

  P. Franco Qualizza. SX

 Pastor Paroki

tema AP 2016

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s