Peranan Wanita Katolik dalam Keluarga dan Gereja

12009682_688741111263301_6920039506618501629_n

Rangkaian acara kunjungan kelima Bapa Uskup selanjutnya adalah pertemuan dengan WKRI St Paulus dan Ibu-ibu paroki. Acara digelar Sabtu 12 September 2015 mulai pukul 17.00 di Gedung Fasilitas Umat Paroki St Paulus, dihadiri oleh Suster, 3 ibu dari Stasi St Philupus Arengka Ujung, 4 ibu dari Stasi St Yohanes Don Bosco Rajawali, 7 ibu dari stasi St Lusia RUmbai, 3 ibu dari Stasi St Elisabeth Muara Fajar, 5 ibu dari Stasi St Veronika Palas, 2 ibu dari Stasi St Fransiskus Xaverius Bukit Payung, 4 ibu dari Stasi St Thomas Petapahan, 6 ibu dari Stasi St Yohanes Kota Batak, 2 ibu dari Kring St Tadeus  Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring St Gabriel Wilayah Pusat, Seorang ibu dari Kring St Paulus Wilayah Pusat, 4 ibu dari Kring St Guido Maria Conforti Wilayah Pusat, 2 ibu dari Kring St Fransiskus Xaverius Wilayah Pusat, seorang ibu dari Kring St Fransiskus Assisi Wilayah Pusat, 3 orang ibu dari KringSanto Benediktud Wilayah Pusat, 5 ibu dari Kring St Mikael Wilayah Pusat, 2 ibu dari Kring St Lusia Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring St maria Ratu osari Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring Santo Petrus Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring St Yohanes pembaptis Wilayah Pusat, 2 ibu dari Kring Santo  Markus Wiayah Pusat, 4 ibu dari Kring St Lukas Wilayah Pusat, 4 ibu dar Kring St Agnes Wilayah Pusat, 2 ibu dari Kring St Yosef Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring St Elisabet Wilayah Pusat, 2 ibu dari Kring St Margaretha Wilayah Pusat, 3 ibu dari Kring St Maria Wilayah Pusat, dan 29 ibu dari WKRI sendiri.

Pertemuan ini mengusung tema Peranan Wanita Katolik dalam Keluarga dan Gereja.

Dalam kesempatan ini, Mgr Martinus D Situmorang OFMCap menyampaikan bahwa makin kita memberi diri, makin tidak habis waktu kita – suatu rumusan yang sepertinya tidak masuk akal, namun itulah yang akan terjadi. Ibu-ibu diminta untuk menolong ibu-ibu lain dalam Gereja untuk turut juga melayani. Di dalam Ormas, diminta agar ibu-ibu lebih agresif dalam mengoptimalkan kebaikan dalam masyarakat, seperti BKOB yang bisa berperan memperhatikan dan memperjuangkan tidak hanya kepentingan Gereja, melainkan kepentingan masyarakat umum. Namun tidaklah biak juga jika melulu berorganisasi atau berkegiatan di Gereja, sementara keluarga di rumah diterlantarkan. Itu dosa besar, demikian ditegaskan Bapa Uskup.

Acara diakhiri pukul 22.00 dengan doa penutup dan berkat dari Bapa Uskup.

12003289_688741841263228_4467572633067801383_n

Foto-foto di Facebook Paroki Santo Paulus Pekanbaru

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s