Paroki Santo Paulus dalam Perjalanannya

Paroki Santo Paulus merupakan pengembangan dari Paroki St Maria A Fatima. Saat itu, Pastor Paroki St Maria A Fatima, Pastor Guido Paolucci, SX menerima surat keputusan dari Gembala Keuskupan Padang, Mgr Martinus D Situmorang OFM Cap tertanggal 10 Januari 1999 yang menyatakan bahwa perkembangan kota Pekanbaru semakin pesat, dan sudah saatnya untuk dimekarkan. Dalam surat tersebut ditentukan bahwa Pastor Yohanes Lazzari, SX sebagai penanggungjawab utama dari Paroki Labuh Baru – yang selanjutnya disebut Paroki St Paulus. Adapun lokasi Paroki berada di Jl Sukarno Hatta No 10 Pekanbaru.

Paroki Santo Paulus diresmikan oleh Bapa Uskup tanggal 12 September 1999.

gereja lama1

Batas-batas wilayah yang disetujui oleh Bapa Uskup pada saat itu, yaitu

  • Sungai Siak adalah batas utara Paroki St Maria A Fatima, sehingga semua stasi di seberang sungai adalah bagian dari Paroki St Paulus.
  • Di sebelah barat kali Senapelan dan jalan Paus dan Bandara adalah Paroki St Paulus, sedangkan sebelah timurnya adalah bagian dari paroki St Maria A Fatima.

gereja lama2

Dewan Paroki pertama periode 12 September 1999 – 12 September 2004 dilantik bersamaan dengan peresmian Paroki, dengan anggota pertamanya adalah

untitled

 Dpp Pertama

Pastor yang berkarya di Paroki St Paulus Pekanbaru :

  1. Pastor Yohanes Lazzari SX – Pastor Paroki (1999-2002)
  2. Pastor Augustinus Tupen Belo, Pr -Pastor Pembantu Paroki  (1999)
  3. Pastor Germano Framarin, SX – Pastor Paroki    (2002-2009)
  4. Pastor Carlo Treppo, SX– Pastor Pembantu Paroki   (2001-2006)
  5. Pastor Manuel Sánchez Gutiérrez, SX– Pastor Paroki  (2009-2010)
  6. Pastor Giuliano Varalta, SX – Pastor Pembantu Paroki  (2005-2010)
  7. Pastor Nasarius Rumairi Marilalan, SX- Pastor Pembantu Paroki   (2009-2013) – PJS Pastor Paroki    (2010)
  8. Pastor Ottorino Monaci, SX – Pastor Pembantu Paroki  (2011-2012)
  9. Pastor Franco Qualizza,SX – Pastor Paroki  (2011-sekarang)
  10. Pastor Ignatius Adventus Zaluchu, SX – Pastor Pembantu Paroki   (2012-2013)
  11. Pastor Otello Pancani, SX- Pastor Pembantu Paroki  (2013-sekarang)
  12. Pastor Yulius Tangke Bandaso, SX- Pastor Pembantu Paroki (2013-sekarang)
  13. Pastor Casali Otello, SX -Pastor Pembantu Paroki   (2013-sekarang)

Pada awal ditetapkannya sebagai paroki – yaitu tahun 1999 – jumlah umat di pusat paroki terdiri dari 500 kepala keluarga. Seiringan waktu berjalan, perkembangan umat sangat pesat baik di pusat paroki maupun di stasi-stasi.

Tahun 2015, seiring dengan terpilihnya Pengurus Dewan Pastoral  Paroki periode 2015-2018, nama “Stasi Pusat” –  yang awalnya ditujukan bagi umat di pusat paroki – ditiadakan, dan menjadi wilayah Pusat. Maka, Paroki Santo Paulus terhitung mulai tahun 2015 memiliki lima wilayah, yaitu

  1. Wilayah Pusat à terdiri dari 19 kring yang mana umat pada umumnya bergereja di Gereja Paroki. Kring tersebut:
  • Kring St Tadeus  29 KK
  • Kring St Gabriel   34 KK
  • Kring St Paulus 36 KK
  • Kring St Guido Maria Conforti 20 KK
  • Kring St Fransiskus Xaverius 26 KK
  • Kring St Fransiskus    30 KK
  • Kring St Benediktus   30 KK
  • Kring St Mikael   24 KK
  • Kring St Lusia    25 KK
  • Kring St Maria Ratu Rosari 33 KK
  • Kring St Petrus    32 KK
  • Kring St Yohanes pembaptis 32 KK
  • Kring St Markus   22 KK
  • Kring St Lukas     38 KK
  • Kring St Yosef    55 KK
  • Kring St Elisabeth 20 KK
  • Kring St Margaretha    30 KK
  • Kring St Maria  43 KK
  • Kring St Agnes      17 KK
  1. Wilayah I
  • Stasi St Philipus Arengka Ujung 103 KK
  • Stasi St Agatha Kualu Tarai 72 KK
  • Stasi St Agustinus Sriwijaya 10 KK
  • Stasi St Martinus Majapahit 12 KK
  • Stasi St Dominikus Tambusai   15 KK
  • Stasi St Yohanes Don Bosco Rajawali 382 KK
  1. Wilayah II
  • Stasi St Veronika Sri Palas 348 KK
  • Stasi St Theresia Kanak-kanak Yesus Takuana 18 KK
  • Stasi St Lusia Rumbai 237 KK
  • Stasi St Agnes Muara Beringin 19 KK
  • Stasi St Monika Menjuahjuah   54 KK
  • Stasi St Elisabeth Muara Fajar   83 KK
  1. Wilayah III
  • Stasi St Yosef Salo  48 KK
  • Stasi St Caecilia SIabu 85 KK
  • Stasi St Antonius Danau Koto Panjang 25 KK
  • Stasi St Stefanus Bukit Payung 56 KK
  • Stasi St Rafael PT Johan  23 KK
  1. Wilayah IV
  • Stasi St Yohanes Kota Batak 156 KK
  • Stasi St Fransiskus Xaverius Pasar Flamboyan 43 KK
  • Stasi St Thomas Petapahan 61 KK
  • Stasi St Laurentius Sukaramai 40 KK
  • Stasi St Tarcisius Kota Baru 45 KK
  • Stasi St Filicitas Kota Bangun 23 KK
  • Stasi St Dionisius Kampung Damai 19 KK
  • Stasi St Fransiskus Asisi Inda Kiat    34 KK

Memprediksi peningkatan jumlah umat yang signifikan, Pastor Germano Framarin SX – pada tahun 2008 mencanangkan untuk memugar Gereja dan mendirikan gereja baru yang lebih luas. Gereja yang ada saat itu hanya dapat menampung 400 orang. Namun niat ini terkendala oleh pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Pada 16 Juni 2011, saat itu Pastor Franco Qualizza, SX sebagai Pastor Paroki, Ijin Mendirikan Bangunan berhasil didapatkan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan nomor IMB :635/IMB/DTRB/2011 yang diajukan oleh Bpk Pintor Viktor Sihotang bertindak atas nama Panitia Pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Pekanbaru.

Peletakan Batu pertama dilakukan 12 Juni 2011.
untitled3

Gereja Paroki dengan bangunan baru setengah jadi pertamakali dipakai untuk Penerimaan Sakramen Krisma tanggal 9 Juni 2013.

4

Dewan Paroki terpilih periode 2015 – 2018 tetap melanjutkan proses penyelesaian bangunan Gereja baru – yang dikoordinir oleh Panitia Pembangunan Gereja.

Minggu Palma 29 Maret 2015, bangunan Gereja baru mulai dipergunakan. Dari saat itu dan seterunya kegiatan peribadatan dilakukan di Gereja baru.
untitled5

Hari Minggu, 23 Agustus 2015, Gereja baru yang berukuran 32 x 55m ini diresmikan dan diberkati oleh Gembala Keukupan Padang, Mgr Martinus D Situmorang OFM Cap.

DSC_0269

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Bapa Uskup bersama dengan PLT Gubernur Riau, Bapak Ir. Arsyadjuliandi Rachman, MBA didampingi oleh Bapak Walikota Drs. H. Firdaus MT, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam dan Kebakaran Bapak Burhan Gurning, Camat Payung Sekaki Bapak Zarman Candra S STP MSi dan Ketua RT 2 Rw 1 Kelurahan Labuh Baru Barat dimana Gereja berdomisili sekaligus pengurus Masjid – Bpk H Amri.

15-IMG_5620

Adapun Dewan Paroki pada saat pemberkatan dan peresmian Gedung Gereja Paroki St Paulus adalah Dewan Paroki periode 2015 – 2018.

2 thoughts on “Paroki Santo Paulus dalam Perjalanannya

  1. Terima kasih untuk seluruh karya dan bakti yang telah diberikan. Kiranya Tuhan yang Maha Murah, selalu melimpahi rahmat dan kebijkasanaan buat kita untuk “menghidupkannya”. GBU

  2. Sabda TUHAN–

    Yohanes 15:7
    Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki , dan kamu akan menerimanya.

    Dengan Iman sebesar biji sesawi mendorong terwujudnya satu permohonan sehingga Bait Allah kita ini berdiri kokoh dan Anggun.

    ~Trimakasih Tuhan,
    ~Trimakasih kepada Para Gembala Kami!GBU

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s