Dari Gembala Keuskupan Padang : Gereja Paroki St Paulus Pekanbaru

Kepada Allah sujud dan puji

kepada penjasa hormat dan terimakasih

Gereja Paroki St. Paulus Pekanbaru megah berdiri

(MULTI DIMENSI DAN MULTI FUNGSI)

poster uskupDari stasi menjadi paroki! Gedung gereja tetap yang dari stasi dengan penambahan, sana-sini, tetapi tetap tak memadai. Dari rancang bangun amat unik kepada bentuk klasik gereja paroki ini tetap luar biasa dalam ukuran, fungsi dan keindahannya; luar biasa dalam perolehan IMBnya, istimewa dalam proses pembangunannya yang relative cepat dan amat lancar, lokasinya yang tampan di kota Pekanbaru yang makin metropolitan dan cosmopolitan.

Amat terasa bahwa gereja ini adalah anugerah Allah. Saya percaya bukan saja untuk umat paroki, Keuskupan Padang, tetapi juga untuk umat dan masyarakat luas.  Di dalam gereja ini mengemuka semangat membangun dan religiositas umat, solidaritas dan akseptasi saudara umat beragama, juga praxis dan aktualisasi kewajiban dasar Pemerintah untuk mengayomi dan melayani masyarakat  untuk dapat hidup sejahtera lahir batin, material dan spiritual.

Di dalam gereja ini tumbuh, diuji dan diasah iman umat, rasa memiliki, pengorbanan dan solidaritas yang lebih luas dengan umat se-Keuskupan. Di dalam gereja ini mencuat kuat idealism, ketekunan, ketabahan, pengorbanan, entusiasme, kesetiaan, kendati didera juga oleh rasa lelah, tidak berdaya tanpa batas, kerendahan hati dan ketekunan.

Kita boleh bangga dan kita ungkapkan dengan syukur kepada Tuhan, puji dan sembah sujud karena Dia yang mengerjakan dan mengadakan gereja ini dalam proses, waktu dan kerja keras serta pengorbanan kita. Dengan tulus kita berterimakasih kepada umat paroki dan semua pihak yang telah memberi sumbangan melengkapkan dan meneguhkan serta menyempurnakan tanggungjawab umat paroki.

Gereja ini ikonik dan monumental, secara geografis dan sosial bisa menjadi titik tunjuk, landmark di Pekanbaru, di Riau.  Gereja ini adalah pemberian dari Tuhan, sumbangan pemerintah dengan IMBnya, pemberian masyarakat luas dengan toleransinya, buah keringat dan bakat dan wujud martabat umat paroki St. Paulus.

Pembangunan gereja sudah paripurna, pembangunan diri umat sebagai umat pilihan Allah yang terhormat dan selamat karena setia dan tekun menghayati Injil dan menjadi terang, garam dan ragi di tengah masyarakat, menjadi pewarta dan pentebar kasih dan sukacita dalam pergumulan hidup dan pekerjaannya masing-masing. Tetap umatlah Gereja dan bait Allah yang dikuduskan bagi-Nya, yang kitanya makin mandiri dan berbuah kebaikan yang limpah dan tinggal tetap

Tuhan memberkati!

Padang, 21 Juli 2015

Mgr. Martinus D. Situmorang, OFM Cap

Uskup Padang

 

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s