Pelatihan Merangkai Bunga

Peserta berfoto bersama Pastor Otello Pancani SX / Foto Maris Stella

Peserta berfoto bersama Pastor Otello Pancani SX / Foto Maris Stella

Sabtu,  11 April 2015 pukul 13.00 sampai dengan pukul 16.00  diadakan pelatihan merangkai bunga untuk gereja. Yang hadir sebagai peserta ada 28 orang dan dibagi menjadi 14 kelompok. Kelompok 1 sampai 9 bertugas merangkai bunga untuk sudut sedangkan kelompok yang lain bertugas untuk tengah. Adapun instruktor adalah ibu Agnes bersama timnya yaitu ibu Lanni dan Ibu Maria. Tahap demi tahap dalam merangkai bunga di ajarkan ; mulai dari cara menyiapkan daun, cara memotong, cara mengukur panjang dan tingginya rankaian bunga.

Tampak semua peserta bersengat dalam mengikuti training ini. Tentu hal ini merupakan kegembiraan bagi panitia yang diprakarsai oleh seksi sosial bekerjasama dengan seksi Liturgi wilayah khusus ini. Gereja  mengah dan indah yang sudah mulai di tempati sejak Minggu Palma ini hendaklah juga tampil menarik dengan bunga-bunga yang indah sebagai lambang perwujutan iman.

Pastor Pancani , SX. Dalam sambutan singkatnya sempat membuat bingung dan  bertanya-tanya hati peserta karena beliau berkata bahwa “gereja itu bukan rumah Tuhan” namun seperti biasanya dalam setiap kotbah-kotbah beliau yang bagi kebanyakan orang sering membuat bingung tetapi bagi yang sudah sering membaca Kitab Suci penjelasan beliau semakin membatu memahami isi Kitab Suci. Untuk itu kita tidak boleh mengartikan begitu saja kata-kata beliau, melainkan  harus mencari arti dibalik setiap perkataannya. Lebih lanjut beliau memberikan penjelasan “apakah rumah Tuhan berada dalam sebuah picis yang begitu kecil?”. Jika kita tidak merenungkan dan mencari makna kata-kata  pastor  yang lama tinggal di Jakarta ini kita dapat terjebak dalam kebingungan. Lebih lanjut beliau berkata “Rumah Tuhan ada di dalam hati kita dan gereja merupakan perwujutan dari ungkapan iman kita. Gereja sebagai Rumah Allah merupakan perwujudtan dari iman kita demikian juga hendaknya  merangkai bunga merupakan wujud dari ungkapan iman kita sebagai kenisah Allah. Demikian kata Pastor yang masih gemar olahraga jalan ini dengan singkat. Jika kita mau lebih lanjut memikirkan kata-kata pastor tersebut maka kita dapat membaca teks berikut: “ tidak taukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan Roh Allah diam dalam kamu?( 1 Korintus 3 : 16)***

 ~Foto dan Tulisan : Rosalaura Purba

Pastor Otello Pancani SX menutup acara / Dok Maris Stela

Pastor Otello Pancani SX menutup acara / Dok Maris Stela

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s