St Caecilia Siabu – Malam Paskah dan Perayaan paskah 2015

Siabu merupakan salah satu stasi yang berada di daerah Bengkinang Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, Jarak dari Paroku kurang lebih 2 jam perjalanan. Jika kita hendak ke stasi ini kita dapat melalui jalan pemotongan dari Jalan Candika. Saat melalui jalan ini kita juga melalui tempat wisata dan pemandian sungai hijau. Perayaan malam Paskah dimulai pukul 19.30 WIB. Maka tidak heran kalau saat kami tiba di stasi ini gereja masih tertutup, karena kami datang lebih awal. Tetapi kami telah melihat tumpukan kau di halaman aula, yang akan digunakan untuk acara api suci.

Sebelum perayaan dimulai terlebih dahulu dilakukan persiapan, dengan mengecek persiapan umat. Beberapa lagu harus dilatih terlebih dahulu agar saat  perayaan berlangsung dapat berjalan dengan baik. Pada malam Paskan perayaan dapat dibagi menjadi :

  1. Perayaan api suci : penyalaan lilin paskan sampai dengan kidung paskah
  2. Ibadat sabda yang terdiri dari 9 bacaan : 7 bacaan dari perjanjian lama, 1 dari surat (episkopat) dan bacaan Injil. tetapi pada malam paskah ini di Stasi Sisilia hanya dibacakan 5 bacaan termasuk Injil. kemudian kotbah dan pembaharuan janji permandian.
  3. Ibadat Ekaristi dimulai dengan Persiapan Persembahan sampai dengan doa setelah komuni.

Umat yang hadir adalah 164 orang yang menyambut komuni tidak termasuk anak-anak dan yang belum menyambut komuni. Hal ini diketahui dari jumlah hosti yang dibagikanmoleh pastor  kepada umat. Pastor Julius, SX yang lebih senang dipanggil dengan sebutan Pastor Lius itu mengatakan bahwa “Hendaklah kita semakin bersemangat dalam melayani sebagaimana tema Paskah pada tahun ini yaitu : Kita bangkit bersama Kristus untuk melayani. Kita melayani untuk kehidupan menggereja kita.”

Selain acara penyalaan lilin paskah yang diambil dari api suci juga ada yang khas pada perayaan malam Paskah yaitu : pada awal perayaan dikebanyakan gereja-gereja dilakukan pemadaman lampu agar semua berfokus pada api suci, nyanyian alleluya dikumandangkan secara meriah, ada pembaharuan janji permandian dan umat direciki dengan air suci yang baru saja di berkati pada malam ini. Setelah komuni masih ada acara pelantikan pengurus gereja yang baru saja terpilih untuk masa bertugas dan pengabdian kepada pelayanan gereja tahun 2015 sampai dengan 2018. Berkat penutup yang khas pada malam Paskah adalah ditutup dengan aleluya. Perayaan selesai pukul 22.30 WIB. Setelah perayaan pastor dan temannya dari paroki langsung menyalami umat. Tampaknya umat belum begitu terbiasa untuk memberikan salam satu dengan yang lainnya. Namun setelah dimulai memberikan salam yang lain juga mengikuti memberikan salam satu dengan lainnya.

Sungguh bahagia hati umat yang ada di stasi ini karena selain Misa malam Paskah mereka masih juga mendapat Misa pada pagi hari Minggu Paskah. Saya mengira kalau pada pagi hari umat akan berkungang yang datang karena sudah ikut Misa malam hari, tetapi ternyata dugaan saya salah karena umat jauh lebih banyak yang datang pada pagi ini. Walaupun mereka tidak biasanya masuk ke gereja pukul 07.00 tetapi mereka begitu semangat dalam mengikuti perayaan Ekaristi. Setelah misa anak-anak BIA mengadakan kegiatan mencari telor Paskah di halaman gereja. Yang didampingi  oleh Ibu Yanti. Beliau juga sebagai koordinator BIA dan BIR di stasi ini.

~Rosalaura Purba

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s