Rawil Paroki se-Riau Daratan – Maret 2015

Celakalah Aku jika Aku tidak memberitakan Injil

Perdua bulan, Para Pastor se-Wilayah Riau Daratan mengadakan Rapat Wilayah. Kali ini, 20-22 Maret 2015, pertemuan diadakan di Paroki St Yosef Duri. Ada hal yang sungguh berbeda dengan pertemuan-pertemuan sebelummya, dimana dalam kesempatan ini DPP seluruh Paroki yang berada di wilayah Riau Daratan diundang untuk rekoleksi dengan tema “Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil,” menimba pengalaman dari Santo Paulus Rasul.

Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil / Foto Alvon Simamarta Paroki Perawang

Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil / Foto Alvon Simamarta Paroki Perawang

Sepuluh paroki mengirimkan utusannya,  hadir yaitu Tuan rumah sendiri Paroki St Yosef Duri, Paroki St Maria A Fatima Pekanbaru, Paroki St Yohanes Pembaptis Perawang, Paroki Hati Kudus Yesus Pangkalan Kerinci, Paroki St Theresia Kanak-kanak Yesus Air Molek, Paroki St Maria Ratu Rosari Bagan Batu, Paroki St Ignatius Pasir Pangaraian, Paroki St Petrus dan Paulus Bagansiapiapi, Paroki St Fransiskus Xaverius Dumai, dan Paroki St Paulus Pekanbaru – yang mengirimkan Bpk Yohanes Sutrisno, Ibu Rosalaura Purba, Bapak Paian Gultom, Ibu Nursitti Paulina, Ibu Caecilia Painah, Bapak Bonifasius Lasambow, dan Bpk A Winardi, bersama-sama dengan Pastor Franco – pastor Paroki.

Acara dimulai hari Jumat pukul 20.00 dengan kata sambutan dari DPP St Yosef Duri sebagai tuan rumah, dan juga ketua Rawil Rm Wahyu SCY. Setelah makan malam, sedikit disampaikan oleh Rm Sigit SCY selaku pemateri dalam seluruh rangkaian acara rekoleksi – mengenai sejarah Santo Paulus.

Sabtu 21 Maret, penyampaian materi dilanjutkan mulai jam 10.00.

Ditegaskan oleh Romo Sigit bahwa seorang pemimpin juga adalah seorang yang dapat membaca. Yaitu membaca situasi dan peluang-peluang. Untuk dapat membaca maka seseorang harus dekat dengan Tuhan melalui doa. Santa Theresia dari Kalkuta menegaskan semakin tinggi jabatan seseorang maka hendaklah dia juga semakin banyak untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Dan banyak hal lagi yang disampaikan oleh Romo Sigit, SCY yang telah menyelesaikan gelar Master Teologinya.

Dalam Rekoleksi ini – selain menerima materi-materi yang disampaikan oleh Romo Sigit – digelar juga kegiatan outbond dengan kegiatan-kegiatan yang cukup lucu namun harus serius seperti : estafet karet, estafet tusuk gigi, estafet bola kecil, dan memindahkan air dalam gelas . Dalam permainan ini dituntun kejujuran dari masing-masing peserta

Materi kembali dilanjutkan, dan pada malam hari digelar acara “pentas kesenian/budaya” dari masing-masing paroki. Rombongan Paroki kita menyajikan gerak dan lagu “Gereja Bagai Bahtera”.

Setelah acara pentas seni ditutup dengan doa / pengendapan, dimana  masing-masing peserta membuat komitmen. Dan sebelum membuat komitmen masing-masing paroki dipanggil ke depan untuk mendapat dua buah lilin. Satu lilin dinyalakan dan harus dijaga agar lilin tetap bernyala dalam perjalan dari Aula sekolah menuju gereja dan sebaliknya. Sesampai di gereja tiap paroki  mendapat satu ayat kitab suci untuk direnungkan. Dari hasil renungan inilah setiap orang diminta untuk  membuat komitmen. Komitmen ditulis  dalam secarik kertas kemudian dibakar dalam bejana tanah liat yang telah disiapkan oleh panitia dan masing-masing peserta mendapat kesempatan untuk mencium salib Kristus yang ada di sebelah bejana.

Permainan kerjasama antar peserta rekoleksi DPP se Riau Daratan, Duri 20 - 22 maret 2015 / Foto Alvon Simamarta Paroki Perawang

Permainan kerjasama antar peserta rekoleksi DPP se Riau Daratan, Duri 20 – 22 maret 2015 / Foto Alvon Simamarta Paroki Perawang

Acara rekoleksi masih dilanjutkan pada hari minggu, setelah Misa Minggu Prapaskah V bersama umat di Gereja Santo Yosep Duri yang dipimpin oleh Romo Wahyu, SCY. Dan konselebrannya adalah Pastor Otto, Pr. Dan Romo Yohanes Sigit, SCY.

Acara penutupan dilaksanakan setelah makan siang, dengan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia dari Duri, Ketua Rawil Romo Wahyu, SCY, dan Romo Otto Hasugihan, Pr. Pastor Paroki Duri. Setelah Acara Penutupan masih ada kesempatan untuk Photo bersama dan sayonara.

Banyak terimakasih kepada semua Panitia yang telah memberikan sambutan yang hangat, tempat tinggal untuk menginap dan makanan yang lezat.***

~ SUMBER : Y SUTRISNO – ROSALAURA PURBA

==

Foto-foto diambil oleh Bapak Alvon Simamarta dari Paroki St Yohanes Pembaptis Perawang, bisa dilihat di Facebook St Paulus Pekanbaru

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s