Stasi St Antonius Dn Koto Panjang – Pemilihan Dewan Stasi Periode 2015 – 2018

dn kt pnjng

Rabu. 25 Feb 2015, jam 11.00 anak-anak Stasi St Antonius Dn Koto Panjang telah menunggu di pinggir danau menyambut kedatangan perahu yang mengantar Pastor dan rombongan. Stasi yang berada diujung waduk PLTA Danau Kt Panjang ini memang hanya bisa dicapai dengan berperahu selama sekitar satu jam, setelah menempuh perjalanan darat dari Paroki selama tiga jam.

Cuaca terik tidak mengendurkan semangat remaja dan anak-anak untuk membantu menepikan perahu yang ditumpangi rombongan pastor, dan membantu membawakan barang bawaan.

Sebelum misa, diadakan persiapan latihan bermazmur dan alleluia dipimpin oleh suster, sementara pengurus stasi memasang salib baru di Panti Imam mereka, yang merupakan sumbangan atas usaha Ibu Nanik Paul dan kawan-kawan dari stasi St Lusia Rumbai yang menitipkannya kepada pastor.

Misa dimulai jam 12, dengan bahasa Indonesia, dan lagu dalam Bahasa Nias. Dalam homilipun, pastor Franco menggunakan bahasa Indonesia yang diseingi bahasa Nias.

Seusai Misa, Pastor mengumumkan bahwa akan diadakan pergantian pengurus stasi, sebuhungan dengan telah diadakannya pergantian pengurus Dewan paroki, maka setiap stasipun diharapkan untuk memperbaharui kepengurusannya.

Pemilihan dipandu oleh Sr Leonisia, bersama Pastor Franco dan Renata dari DPP. Ketua Stasi, Bpk Elifati Zebua, menyampaikan laporannya secara lisan, didengarkan oleh Dewan Paroki dan sleuruh umat. Untuk memperlancar kinerja kepengurusan stasi mendatang, maka dyang akan dipilih hanya Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Sedangkan seksi-seksi akan dipilih kemudian oleh Ketua stasi terpilih bersama-sama dengan sekretaris dan bendaharanya. Diharapkan dengan cara tersebut, orang-orang pilihan ketua dapat bekerjasama dengan baik dan efektif.

Atas kesepakatan seluruh umat yang hadir, terpilih secara aklamasi Ketua stasi lama, yang memang baru satu periode mendermakan waktu dan tenaga untuk bertanggungjawab atas stasi St Antonius Dn Koto panjang. Beliau bersedia untuk kembali membaktikan diri sebagai ketua stasi. Atas pilihan beliau dan persetutujuan umat stasi, dipilih Sekretaris dan Bendahara.

  • Ketua : Elifati Zebua
  • Sekretaris : Martinus Fabôôni
  • Bendahara : Paulus Samiaro Bateĕ

Bersama istri, mereka disahkan untuk bekerja sama dengan umat mengurus segala kegiatan di stasi. Para istripun di”wejangi” oleh suster Leonisia, agar selalu mendukung usaha suami mereka yang terpilih, karena mendukung suami dalam melayani Gereja, berarti juga sudah menjadi pelayan yang dipilih Kristus.

Bedanahra, Ketua Stasi dan Skretaris terpilih / Dok Ren

Bedanahra, Ketua Stasi dan Skretaris terpilih / Dok Ren

DPP dan Seluruh umat menyalami pengurus stasi terpilih. Kegiatan ini ditutup dengan doa, dan lagu – dalam bahsa Nias.

Rombongan kembali berperahu untuk mampir ke rumah ketua stasi bersama-sama pengurus dan beberapa umat, makan siang bersama dan  sayonara sekitar pukul tiga sore.

=========================

Foto-foto di Facebook Paroki St Paulus Pekanbaru

Perjalanan berperahu / Foto Ren

Perjalanan berperahu / Foto Ren

Suasana Pemilihan / Foto Ren

Suasana Pemilihan / Foto Ren

Bersama anak-anak / Foto Ren

Bersama anak-anak / Foto Ren

Anak muda dan anak-anak / Foro Ren

Anak muda dan anak-anak / Foro Ren

Menuju Rumah ketua Stasi / Foto Ren

Menuju Rumah ketua Stasi / Foto Ren

Hampir sampai ketepian dalam perjalanan pulang / Foto Ren

Hampir sampai ketepian dalam perjalanan pulang / Foto Ren

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s