Dari Para Pastor di Paroki untuk seluruh umat Paroki

Saudara-saudari terkasih,

Salam damai Kristus!

Dengan rasa penuh syukur kita sudah melangkah pada tahun yang baru, tahun 2015.  Kita patut bersyukur juga karena dalam tahun yang baru ini sudah sempat kita selenggarakan rapat Dewan Pastoral Paroki (DPP) Pleno dan berhasil memilih DPP yang baru yang akan mengarahkan dan menjiwai paroki kita selama periode tiga tahun yang akan datang.  Regenerasi yang telah dibuat untuk DPP akan dilanjutkan dengan regenerasi serupa di tingkat Stasi, Wilayah dan Kring.

Pemilihan Pengurus DPP, Stasi dan Kring merupakan suatu kesempatan istimewa bagi kita semua untuk menunjukkan rasa peduli dan rasa tanggung jawab atas hidup dan atas kegiatan-kegiatan di stasi dan paroki kita.  Beda dari pemilihan di bidang politik, yang sering diwarnai dengan motivasi mencari status dan kekuasaan, pemilihan pengurus di dalam Gereja selalu harus berpedoman pada kata Yesus: “Yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan” (Lk 22:26)  Di sini perlu ditambah juga bahwa pelayanan yang diharapkan dari yang dipilih tidak ada arti kalau dijalankan dengan sikap seolah ‘terpaksa’ atau ‘asal jadi’, ‘asal bapak senang’ (ABS). “Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.” (2Kor 9:7) Baru akan menghasilkan buah yang baik bagi umat dan kebahagiaan bagi yang bersangkutan jika pelayanan tsb diadakan dengan semangat yang tinggi, dengan sepenuh hati, seperti selayaknya diadakan untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.  Maka berkaitan dengan pemilihan pengurus baru, kita mempunyai suatu kesempatan penting juga untuk mengevaluasi dan merevisi semangat umat serta kegiatan-kegiatan yang sudah diadakn di stasi dan di paroki dan sekaligus untuk merencanakan sesuatu yang baru, yang lebih baik lagi di masa mendatang. Pemilihan Pengurus Stasi / Kring serta rencana kerja merupakan bukan suatu ‘optional’ bagi orang-orang tertentu saja; kita semua berkepentingan; kita semua bertanggung jawab untuk memajukan hidup Kristiani di stasi dan di paroki dengan memilih pengurus dan dengan membantu mereka menjalankan tugasnya.

Dalam bulan Februari akan mulai Masa Pra-Paskah yang akan berlanjut sampai akhir bulan Maret.  Masa Pra-Paskah merupakan juga suatu kesempatan istimewa untuk membaharui hidup Kristiani kita dengan pertobatan melalui doa, matiraga (puasa dan pantang), dan perbuatan kasih. Berhubungan dengan Masa Prapaskah, beberapa hal yang harus kita perhatian ialah, antara lain:

  • Sebelum masa Pra-Paskah mulai, peraturan Gereja tentang puasa dan pantang dibaca dan dijelaskan kepada umat. (Lihat Lampiran)
  • Di setiap stasi, entah pastor hadir atau tidak, masa pra-paskah dibuka bersama pada hari Rabu Abu (tgl. 18/2/2015) dengan ‘Upacara Pembagian Abu’
  • Di setiap stasi pada hari Jum’at diadakan upacara ‘jalan salib’.
  • Sebagai wujud “tahun diakonia” (tahun pelayanan) di setiap stasi dibuat pendataan orang sakit dan miskin yang patut diperhatikan dan dibantu (termasuk anak-anak SD SMP SMA yang sungguh membutuhkan bantuan uang sekolah). Daftar orang sakit / tua (yang berhalangan pergi ke gereja) disampaikan juga kepada pastor untuk pelayanan komuni dan sakramen tobat di rumah.
  • Dalam bulan Maret akan diadakan juga pelayanan sakramen tobat di stasi-stasi / kring. Stasi dan Kring dapat mengusulkan tanggal untuk pelayanan sakramen tobat tsb yang akan diperhatikan oleh pastor.
  • Persiapan Komuni Pertama yang sudah dimulai di stasi-stasi harap diintensifkan dalam masa Pra-Paskah ini dan dilaporkan ke kantor paroki.
  • Dalam masa pra-Paskah baiklah sudah diadakan juga pendaftaran calon Krisma. Kursus Krisma harus dimulai langsung sesudah Paskah agar dapat dijalankan dengan baik sebelum penerimaan sakramen tsb. dalam kunjungan Bpk Uskup bulan September y.a.d.
  • Mengingat kesibukan DPP dalam urusan pemilihan pengurus di stasi-stasi, maka pertemuan DPP dengan pengurus stasi di wilayah-wilayah tidak dapat dilaksanakan sebelum Paskah. Bahan APP yang akan dibagikan ke stasi-stasi mohon dipelajari dan dijalankan di stasi masing-masing.
  • Dalam “tahun pelayanan” ini patut kita syukuri para pelayan baik yang tertahbis dan yang tidak tertahbis yang diberikan Tuhan kepada kita. Kita doakan secara khusus:
    • Matias Ronal Sitanggang, Pr. yang telah ditahbiskan menjadi imam di Nabire (Papua) tgl. 6 Januari 2015 dan yang akan merayakan Misa Perdana di stasi St. Veronica – Palas tgl. 1 Februari 2015.
    • Ganda Sihombing, Pr yang akan ditahbiskan diakon di gereja St. Maria – Pekanbaru, tgl 15 Februari 2015
    • Seluruh Dewan Pastoral Paroki yang baru, yang akan dilantik oleh Bpk Uskup di gereja Paroki St. Paulus tgl. 15 Februari 2015.

Demikianlah kami sampaikan.  Semoga Tuhan memberkati segala usaha kita demi Kerajaan-Nya. Atas segala perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan banyak terimakasih.

Pekanbaru, 24 Januari 2015

Franco Qualizza, SX

Pastor Paroki

120-DSC_0140

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s