Datang tak terduga

Pekan Khusus Adven 22 Des 2014

Bacaan:

Bacaan hari ini dimulai dengan Hannah dan Samuel, anak yang dikaruniakan kepadanya secara luar biasa. Kebudayaan dalam kehidupan di jaman Hannah mengutamakan kehadiran anak-anak, dan Hannah tidak memiliki satupun. Tuhan telah menutup kandungannya, dan dalam masa itu, hal tersebut adalah aib. Hannah berdoa memohon belas kasihan Tuhan dengan bernazar untuk menyerahkan anaknya kelak kepada Tuhan, dan terlihat oleh seorang imam, Eli, yang pada awalnya salah paham tentang Hannah yang berdoa tanpa suara – disangka mabuk. Namun pada akhirnya Eli memberkati Hannah sebelum ia pergi. Doa Hannah terjawab dengan kelahiran Samuel. Maka Hannah kembali kepada Eli yang mempersembahkan Samuel kecil kepada Allah – sesuai nazarnya. Hannah – menanggapi karunia Tuhan dengan hati yang tebuka.

Hannah and Samuel - Rembrandt van Rijn / SCOTTISH NATIONAL GALLERY

Hannah and Samuel – Rembrandt van Rijn / SCOTTISH NATIONAL GALLERY

Pengkaruniaan anak secara luar biasa juga memainkan peranan dalam Injil hari ini. Sepupu Maria – Elisabeth – mengandung Yohanes dalam usianya yang telah lanjut. Yohanes adalah juga merupakan jawaban atas doa yang pastina membawa sukacita bagi Elisabet dan suaminya Zakaria.

Lain halnya dengan Maria, ia mendapatkan siklus kehamilan dirinya berbeda dengan Hannah dan Elisabet. Ia tidak meminta untuk menjadi seorang Theotokos – Bunda Allah. Namun Maria menanggapi anugerah yang luar biasa tersebut dengan hati yang terbuka. Sepupunya Elizabet dan bayi Yohanes dalam kandungan Elisabet juga menyadari hal itu.  Mereka berdua mengenali Maria sebagai Theotokos yang akan membawa Juruselamat hadir ke dunia, bahkan sebelum hal itu terjadi. Mereka penuh perhatian akan karya Tuhan di tengah-tengah mereka, dan memberanikan diri untuk berbagi harapan dan sukacita satu dnegan yang lain, dengan Yohanes melonjak dalam rahimnya dan ELisabet dengan berbagi pandang yang mengandung makna. Masing-masing berbuat apa yang mampu mereka perbuat.

Perhatian dari Maria dan Yohanes di rahim ELizabet membuat Maria merasa nyaman dan menyemangati Maria dan sedang berada dalam situasi yang sangat kompleks. Kidung Maria muncul berkat Elisabeth, “Sesungguhnya mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku bahagia.”Maria tidak membiarkan dirinya tenggelam dalam keadaan canggung yang dialaminya – yang dapat mengurangi pengharapannya dalam realitas yang akan dihadapinya. Kita dapat membayangkan bahwa dengan membagikan pengharapan dan imanya,  Maria menyediakan diri bagi kerabat-kerabatnya sebagai penghantar doa. Secara khusus, baik doa Maria dan Elisabet ini turun-temurun memenuhi kita sampai dengan saat ini.

Tanggapan Maria kepada Elisabet menunjukkan moralitas harapan secara teologi. Satu saat, Paus Emeritus Benediktus XVI menulis, “Iman, harapan dan cintakasih ada bersama. Harapan diwujudkan melalui keutamaan kesabaran, yang terus berbuat baik pun saat kegagalan jelas dihadapi, dan melalui keutamaan kerendahan hati, yang menerima misteri Allah dan percaya penuh pada-Nya pun di saat kegelapan.” (Deus Caritas Est 39). Ketika kita berdoa, mungkin kita akan berdoa lebih menyerupai Hannah ketimbang menyerupai Maria – doa yang lebih mengutamakan permohonan untuk diri kita sendiri dari pada doa sukacita untuk waktu yang tepat yang disediakan Allah melalui kerajaan-Nya.  Namun hal ini masih bisa kita ubah agar doa kita menjadi lebih baik, dengan melantunkan pujian kepada Allah dan membuka mata terhadap kebaikan-Nya di tengah-tengah dunia yang berantakan di mana kita hidup, serta mengakui bahwa karunia Allah kadang-kadang datang dalam keadaan yang tak terduga. Dan hendaknya kita tikdak mengabaikan akan pentingnya berkumpul bersama-sama untuk menghidupkan kembali harapan kita dan sukacita Keselamatan kita satu sama lain, seperti yang dilakukan Maria.

Syukur kepada Tuhan.

~ Sumber: Daily Reflection Of Creighton University’s Online Ministries

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s