Rencana Tuhan

Pekan Khusus Adven 18 Des 2014

Bacaan :

Manusia adalah ciptaan yang luar biasa. Ia sulit ditebak, perasaannya terlalu dalam untuk diselami dan pemikirannya terlalu tinggi untuk diukur. Ia menangis dalam duka, tertawa dalam bahagia, namun bisa juga tertawa dalam duka dan menangis dalam bahagia. Ia bisa sangat marah dan kecewa, namun dalam sekejap mata bisa tersenyum dan berdamai. Itulan manusia. Misterius, luar biasa dna hidup penuh warna.

Pengalaman Yusuf demikian juga. Ia sangat kecewa dan kebingungan melihat tunangannya mengandung. Demikan juga halnya dengan Maria. Kitapun pasti bingung jika berada dalam posisi mereka. Haruskah marah? Tidak!. Bolehkah marah? Boleh, tetapi itu bukan suatu keharusan. Keharusan sebagai orang beriman adalah mengerti peristiwanya dan menemukan rencana Allah di dalamnya. Bagaimana caranya?

Pertama.

Selalu menyadai bahwa dalam setiap suka maupun duka, Tuhan selalu mempunyai rencana di dalamnya

Kedua.

Mempertimbangkan setiap peristiwa dalam terang budi dan keteduhan h ati serta bertanya kepada Tuhan,”Apa rencana Tuhan, dan aku harus bagaimana?” Maria melakukannya dengan iman. Ia berkata, “Jadilah kepadaku menurut rencanaMu.” Kemudian semua hal ia renungkan dalam hatinya. Yusufpun melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda. Ia bingung dan kecewa. Tetapi ia tidak kehilangan ketulusan hati. Sementara ia mempertimbangkan apa kata hatinya dan hendak mengambil keputusan, Tuhan memberikan jawabab lewat mimpi yang disampaikan oleh malaikat Tuhan; dan setelah bangun ia berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan kepadanya.

Bagaimana dengan kita?

Tuhan selalu mempunyai banyak cara untuk menyentuh kehidupan kita. Sebagai bukti nyata dari rencana Tuuhan, ia memberikan IMANUEL yang berarti ALLAH MENYERTAI KITA. Jika Tuhan selalu mempunyai rencana dalam hidup kita, maka percayalah bahwa cinta yang kita alami itu adalah anugerah dan duka yang masuk dalam kehidupan kita adalah sesuatu yang diijinkan Tuhan untuk semakin mendewasakan kita.

Jadi, pendewasaan dan kehidupan baru selalu terjadi dalam dunia, bukan karena adanya pertumbuhan dan hal baru. Tetapi, kesadaran akan IMANUEL dalam dunia, membuat semua menjadi baru dan bertumbuh.

~Kartolo – diambil dari Renungan harian bercita rasa Katolik “Café Rohani”, Edisi Des 2014 tahun B/I Penerbit Karmelindo.
Dalam sebuah perjalanan / Foto Admin

Dalam sebuah perjalanan / Foto Admin

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s