Pembelajaran mengenai mengenakan pakaian pesta – St Agnes Muara Beringin

Minggu tanggal 12 oktober 2014 misa di Stasi St. Agnes Muara Beringin dihadiri hampir 70 persen umat stasi beserta katekis kita Bapak Nyoman, seorang ibu serta Mas Santo yang selalu setia mengantar para pastor. Umat stasi berusaha untuk bernyanyi dengan baik – masih ada kekurangan – namun terlihat adanya  usaha untuk memperbaiki dengan latihan-latihan. Adanya kemauan dan semangat untuk melangkah lebih baik lagi dalam berliturgi merupakan hal penting yang terjadi di stasi ini,

Umatpun terlihat puas dengan penyampaian homili yang disampaikan oleh Pastor Pancani, SX – yang mempersembahkan Misa Kudus pada hari itu.

Gambar diambil dari sesawi.net

Gambar diambil dari sesawi.net

Pastor menjelaskan bahwa Yesus bukan mendirikan agama tetapi mau memperkenalkan betapa baiknya Allah Bapa kepada manusia ciptaannya. Dalam perumpamaan itu raja yang kecewa kepada para undangan yang tidak memperdulikan undangan raja, kemudian raja malah mengundang semua orang untuk hadir kepesta perjamuan dengan memakai pakaian pesta. Dijelaskan, bahwa yang dimaksud pakaian pesta adalah perbuatan kasih atau pertobatan yang sungguh dan memutar tujuan hidup, yaitu dari yang egois dan hanya peduli diri sendiri, menjadi berbalik kearah yang peduli terhadap orang lain. Tapi ada juga undangan yang tidak memakai pakaian pesta, dan serta merta raja tersebut mengusir si undangan tersebut ke tempat gelap dimana ada kertak gigi. Pastor menjelaskan bahwa itu bukanlah gambaran neraka atau hukuman, tetapi lebih kepada gambaran penyesalan dan kekecewaan karena menolak cinta kasih Allah yang mencintainya. Karena Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus bukanlah Allah yang kejam, melainkan Allah yang penuh cinta  – sehingga  ketika ciptaan-Nya (manusia) menolak cintaNya, maka manusia itu sediri yang akan kecewa dan menyesal karena penolakan tersebut.

Dengan penyampaian ini, semoga umat stasi memperoleh bekal untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyebarkan warta kabar gembira tentang betapa baiknya Allah kepada semua orang.

~Stefanus Sembiring

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s