Penerimaan Sakramen Krisma Wilayah 1 dan Perayaan Ulang tahun Paroki ke-15

Lima belas tahun usia paroki kita – demikian Bapa Uskup Mgr Situmorang OFMCap memulai homili beliau – dimana 15 adalah usia beranjak remaja. Masa remaja adalah masa yang penuh semangat, penuh gejolak,  masa dimulainya untuk menemukan jati diri. Secara fisik, gereja ini telah bertumbuh dan berkembang secara luar biasa. Dalam wujudnya yang belum selesai, gereja ini sudah mengundang decak kagum bagi yang melihatnya, besar, dan juga keindahan di dalamnya.

Gereja adalah sarana penting, kudus, sebagai sarana umat bisa bertemu dengan saudara seiman dengan tetap memperhatikan perbedaan. Kita dipersatukan Tuhan, dalam iman.

Umat-umat ada yang sudah lama berkecimpung dalam pekerjaan di ladang Tuhan ini dan ada yang baru “kemarin sore”. Dalam hal ini, Tuhan memberikan kehormatan, Tuhan tidak membiarkan umat menganggur. Tuhan memberi satu dinar, cukup untuk hidup bergembira. Tuhan selalu memberi cukup, tidak pernah memberi kurang, bahkan kadang memberi lebih. “Cukup” perlu diyakini tidak hanya dalam kehidupan bergereja, melainkan dalam kehidupan sehari-hari. Maka kita gunakan yang “cukup” itu untuk kehidupan kita, dan yang berlebih kita gunakan untuk membangun umat.  Kita hidupkan iman kita.

St Paulus Rasul begitu menyakini bahwa “Hidup untuk saya adalah bekerja dan berbuat, Kalau saya masih dibiarkan hidup, maka saya akan bekerja dan bekerja. Jika saya mati, maka akan ada tempat bagi saya disediakan oleh Tuhan.”

Rancangan kita dan rancangan Tuhan seringkali berbeda, kadang kita tidak mengerti. Dalam setiap kesusahan – jika kita hidup dalam iman – Tuhan bekerja dengan rahmat-Nya dan memberikan rahmat-Nya bagi kita. Tuhan mengurapi kita dalam Baptis, dan mengurapi kita lebih istimewa dengan Roh Kudus pada Sakramen Krisma, untuk bisa (dimampukan) bekerja di ladang-Nya.

Maka  mari kita mempersembahkan diri kita, keluarga kita, Keluarga Tuhan, supaya kita terus diberkati, dan supaya tetap bekerja di ladang Tuhan. Supaya kita menjadi “kota Tuhan” yang bersinar, karena hidup yang makin sempurna bersama Tuhan dan Roh-Nya.

Minggu, 21 September 2014, di Paroki St Paulus terjadi dua peristiwa besar, yaitu penerimaan Sakramen Krisma sebanyak lebih dari seratus orang dari stasi-stasi di wilayah satu, dan juga perayaan Ulang tahun paroki yang berumur 15 tahun.

Perarakan dari halaman gereja

Perarakan dari halaman gereja

Misa dimulai pukul 08.04 pagi, dengan perarakan dipimpin oleh Misdinar, disusul para calon penerima Krisma, prodiakon, para pastor, dan Bapa Uskup sebagai pemimpin Misa. Koor OMK yang dipandu oleh Bapak J Marpaung,  dipimpin oleh Ibu Nursitti Paulina dan diiringi musik gondang mengiringi perarakan masuk dengan lagu a’la Nias, “Kita menghadap Altar Tuhan” (MB 601).

misa paroki

Bapa Uskup penerimakan Sakramen Krisma kepada 113 umat

Bapa Uskup penerimakan Sakramen Krisma kepada 113 umat

Misa berjalan dengan tertib, terasa dalamnya suasana liturgis, mengalir,  dengan umat yang hikmat. Umat tetap tenang pada saat YM Bapa Uskup menerimakan Krisma.

Misa berakhir pukul 11.32, dilanjutkan dengan foto bersama penerima Krisma. Sementara Bapa Uskup berfoto, panitia seksi tempat menyiapkan area untuk perayaan ulang tahun ke-15, diselingi dengan hiburan dari anak-anak Vocal Group Conforti. Saat bersamaan, seksi konsumsi bergeriliya dari berbagai sudut menyerbu umat untuk membagikan panganan ringan.  Umat tetap tinggal di dalam gereja sambil menyaksikan hiburan dan menikmati panganan ringan, tetap tertib dan teratur.

Pastor Franco Qualizza Sx – Pastor Paroki – memberikan kata sambutan untuk membuka perayaan Ulang tahun paroki yang ke-15. Mengucap syukur atas usia 15 tahun, atas pastisipasi umat, dan atas bangunan gereja yang bisa digunakan untuk merayakan Misa Krisma. Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Bapak Viktor Sihotang, menyampaikan situasi dan kemajuan pembangunan sampai saat ini. Diharapkan juga bantuan.

Sebagai pembuka perayaan, dinyanyikan selamat ulang tahun dan pemotongan kue ulang tahun oleh Bapa Uskup, Pastor Paroki dan ketua panitia pembangunan, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bapa Uskup, dan sambutan untuk memulai perayaan ulang tahun.

foto bersama

Acara demi acara dipersembahkan, diantaranya tor-tor oleh Bapa Uskup, para pastor dan seluruh suster yang berlangsung selama 46 menit, mendapat sambutan dari hampir seluruh undangan – umat yang menghadiri misa – yang mengantri berkat dengan riang, menghampiri gembala-gembalanya, dengan rela dan sukacita memberikan persembahan untuk pembangunan gereja.

Acara tetap  berlangsung bahkan pada saat makan siang bersama – dimana seluruh undangan mendapat makan melalui kupon-kupon yang telah diedarkan di stasi-stasi jauh minggu sebelum acara, dan juga kupon-kupon bazzar makanan -. Acara datang juga dari Misdinar, Pembina BIA Stasi, Vokal Grup Kelompok Kerasulan Kitab Suci (KKS) yang mana Pastor Lius SX menjadi salah satunya, penarikan undian, Pemberian Ulos – dimana untuk pemberian ulos ini umat-umat dari berbagai kring dan stasi telah ditawarkan terlebih dahulu dan dimintai kesediaannya untuk memberikan sumbangan -, lelang “keroyokan” untuk pembelian keramik gereja, dan lelang foto Bapa Paus Fransiskus dan Bapa Uskup.

Perayaan Ulang tahun Paroki ke- 15

Perayaan Ulang tahun Paroki ke- 15

Datang juga persembahan untuk pembagunan gereja paroki dari stasi-stasi wilayah I, wilayah 2,3, dan 4. Juga, dari Paroki yang baru berusia satu tahun, yang ulangtahunnya jatuh pada bulan yang sama dan merupakan perkembangan dari paroki kita, yaitu Paroki St Yohanes Pembaptis Perawang yang membawa serombongan umatnya. Disampaikan oleh Bapak Tumanggor permohonan maaf karena tidak mengundang paroki St Paulus dalam perayaan ulangtahun Paroki St Yohanes pembaptis beberapa hari yang lalu, Karena dirasa paroki masih muda, dan baru mulai menapak. Namun sungguh diucapkan terimakasih kepada pastor dan DPP paroki St Paulus yang merupakan cikal bakal dari Paroki St Yohanes Pembaptis ini, yang dengan suka cita dan penuh syukur memberikan bantuan, mengharapkan agar pembangunan gereja segera selesai dan umat semakin kokoh dan mandiri.

Acara ditutup oleh ucapan terimakasih dari Bapa Uskup, doa, dan berkat meriah, jam 16.38.

poster-ultah-2x

One thought on “Penerimaan Sakramen Krisma Wilayah 1 dan Perayaan Ulang tahun Paroki ke-15

  1. Semakin tinggi tingkat absolusi menjadi seorang katolik setelah menerima sakramen krisma. Semoga kita menjadi umat yang sadar dan lebih bertanggung jawab akan itu. St martinus majapahit

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s