KRISTUS MEMBERI DIRINYA KEPADA KITA

Saudara/i  ytk, berabad-abad yang lampau ada seorang raja yang baik dan bijaksana di persia. Ia ingin mengetahui bagaimana rakyatnya hidup, kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi. Terkadang ia menyamar dirinya sebagai pekerja, sebagai pengemis dan berjalan-jalan ke rumah orang –orang yang melarat hidupnya. Tidak ada seorang pun dari mereka yang dikunjunginya menaruh curiga bahwa dialah orang yang memerintah mereka.

Suatu ketika ia mengunjungi seorang pria yang amat melarat hidupnya dan tinggal di dalam sebuah gua. Ia makan makanan mentah yang di makan pria itu. Ia berbicara dengan ramah dan menggunakan kata-kata yang membangkitkan kegembiraan dan kegairahan dalam hati pria itu. Kemudian ia meninggalkan tempat itu. Beberapa lama kemudian, ia mengunjungi pria miskin itu lagi dan berkata kepadanya dengan terus terang, “Aku adalah Rajamu.”

Alangkah terkejutnya pria miskin itu! Raja itu berpikir bahwa orang miskin itu pasti akan meminta sesuatu hadiah atau kebaikan hatinya. Tetapi ternyata tidak. Orang miskin itu malah berkata, “ Yang mulia, engkau meninggalkan istanamu dan kemuliaanmu untuk mengunjungi aku dalam gua yang gelap ini, tempat yang kotor. Engkau makan makanan mentah yang kumakan. Engkau membawa suka cita ke dalam hatiku. Kepada orang lain engkau telah memberikan hadiah-hadiah mewah. Kepadaku engkau telah memberikan dirimu sendiri.

Saudara/i  ytk dari kisah yang baru saja kita dengarkan jelas bagi kita arti dan makna novena dan sembah sujud yang kita lalukan selama sembilan hari berturut-turut ini, hari ini terakhir novena utk memasuki hari raya Natal. Maka Natal artinya Kristus meninggalkan kerajaan-Nya, kemuliaan-Nya, kemegahan-Nya dan istan-Nya, datang bergabung dengan kemanusiaan kita, kekurangan kita, dan Kristus memberikan diri-Nya kepada kita, agar kita selamat. Natal arinya, sabda telah menjadi manusia dan tinggal di tengah-tengah kita.

Akhirnya persiapan kita selama Adventus telah terwujud yang kita nanti-nantikan telah menjelma dan tinggal di tengah-tengah kita.

download

Masalahnya adalah apakah kita menerima Dia yang telah memberikan diri kepada kita? Apakah kita mau mnejadi pembawa damai dan keselamatan bagi orang lain ?

Kristus akan lahir marilah kita membagikan kelahiran itu kepada sesama kita. Semoga Amen.

Sr Leonisia Da Costa FCJM

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s