Minggu Paskah V tahun C – 28 April 2013

Mengasihi itu tampak dalam perbuatan

Bacaan:

  • Kis 14:21b-27
  • Why 21:1-5a
  • Yoh 13:31-33a;34-35

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”

Dengan amanat-Nya ini, Kristus mengundang kita untuk hidup dalam kasih, yang berarti melaksanakan kebaikan secara terus-menerus, sehingga hidup kita menjadi lebih berarti. Karena itu hiduplah dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kita.

◊◊◊

Pada suatu hari ada sekelompok OMK yang mengadakan piknik ke daanau yang indah. Cuaca pada hari itupun amat indah. Maka mereka mendayung perahu ke tengah danau untuk lebih menikmati suasana yang demikian indah itu. Sambil bersantai di atas perahu, mereka mulai berdiskusi tentang perintah baru yaitu supaya saling mengasihi. Masing-masing menjelaskan dengan semangat, apa itu kasih dan bagaimana saling mengasihi.

Ditengah-tengah perdebatan seru itu ada seorang pemuda yang hanya diam saja mendengarkan mereka. Karena semangatnya kelompok itu berdiskusi tentang cara mengasihi, tiba-tiba perahu itu oleng dan seorang pemuda tidak dapat menjaga keseimbangannya dan terjatuh ke dalam danau. Pemuda itu minta tolong, namun muda-mudi yang tadi berdiskusi dengan semangat hanya melihat saja sambil berseru-seru, tak ada satupun yang mau menolong. Tanpa banyak kata, pemuda yang sedari tadi hanya diam mendengarkan diskusi dan perdebatan tentang mengasihi tidi langsung melompat ke dalam danau dan dengan cekatan menolong temannya yang tidak bisa berenang itu.

Ketika kelompok OMK itu sudah sampai di pinggir danau, pemuda berani itu berkata,”Saudara-saudariku, tadi kalian demikian sibuk dan semangat berdebat tentang cara mengasihi. Tetapi ketika ada contoh kongkrit, semua hanya diam dan saling memandang dan berteriak-teriak saja. Itu semua tidak ada gunanya. Yang paling penting bukanlah berbicara panjang lebar mengenai kasih dan mengasihi, tetapi menyatakan atau berbuatlah sesuatu untuk menunjukkan kasih itu.”

◊◊◊

Kristus telah memberi perintah baru kepada kita, yaitu perintah supaya saling mengasihi seperti Dia yang telah mengasihi kita. Maka bila kita mengaku diri sebagai pengikut Kristus, kita diajak untuk memperhatikan keselamatan orang, diajak untuk memperhatikan orang lain, bukan hanya untuk memperhatikan dan mendiskusikan keselamatan orang.\, mencari kesalahan-kesalahan orang lain, melainkan untuk menyelamatkan. Seperti apa yang dipesankan Yesus ketika pesan perpisahan-nya… Dan Yesus sendiri telah membuktikan kasih-Nya itu dengan memberikan diriNya sendiri untuk keselamatan manusia.

kucing dan ayamMaka tepatlah apa yang dikatakan anak muda yang menceburkan diri ke danau tadi utnuk menolong temannya yang tidak dapat berenang. Itulah kasih dan mengasihi, tidak hanya teori yanghebat-hebat, atau slogan tertulis dengan huruf besar yang hanya sekedar tulisan tanpa praktek. Kasih dan mengasihi itu harus tampak dalam praktek perbuatan sehari-hari.

Semoga kita mencintai Kristus dan sesama manusia dalam perbuatan, seperti Kristus mencintai kita. Amin. (Sr.L)

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s