Malam Penantian…..

Sabtu, 30 Maret 2013
Hari Sabtu Suci
Luk 24:1-12

“Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang-orang mati?”

-Luk 24:5b-

Malam ini adalah sebuah penantian.

Di tengah kegelapan kita semua sedang menantikan terang bersinar. Kita menanti dengan lilin-lilin Paskah sembari mensyukuri Yesus yang bangkit dari alam maut. Mulai Sabtu sepi pagi hari, kita diajak untuk tetap berdoa. Bila tidak, iman pun akan hilang lenyap bersama dengan keputus-asaan, ketidaberdayaan, kesenyapan tanpa makna.

Malam ini, adalah sebuah penantian.

Rasanya memang tidak enak. Seperti menunggu di halte bus, terasa amat lama ketika bus yang dinanti tak kunjung datang. Akan tetapi kita akan merasa tenang dan datik akan cepat berlalu jika kita iringi dengan doa. Doa bagi diri sendiri dan bagi semua orang sejauh yang kita ingat dalam benak. Demikianlah pula dalam Malam Paskah ini, bila ibadat dirasa lama dan terasa panjang, silahkan menanti dengan berdoa kepada siapa saja yang membutuhkan kebangkitan hidup.

Malam ini adalah sebuah penantian.

Penantian untuk mengubah diri. Kita diingatkan bahwa kita disebut Kristiani. Jadi, di sana ada kata “Christ”. Kita tak berarti apa-apa tanpa Kristus. Kita syukuri Kristus bangkit, sebab tanpa kebangkitan Yesus, sia-sialah iman kita. Itulah yang perlu kita dalami dan hayati di dalam kehidupan sehari-hari, dalam tingakh laku. Bersama Kristus, kita makin beriman, bersama Kristus kita eratkan persaudaraan, bersama Kristus hati kita makin berbelarasa.

index

Pertanyaan Reflektif:

Marilah hari ini kita doakan mereka yang kita ingat, cintai, sayangi, dan juga mereka yang tidak pernah kita ingat dan doakan.

Doa

Allah Bapa di surga… Malam ini orang-orang Kristiani menanti-nanti kebangkitan Yesus. Setelah berpuasa, mematikan ke-egoisan, meredam kemarahan dan kepahitan hidup, kini kami berada di penghujung kemenangan hidup. Bersama Kristus yang bangkit, kamipun mau bangkit,  melapangkan hati untuk berserah kepada-Mu, bersaudara satu dengan yang lain serta menaruh belas kasih pada sesama. AMin.

~RD. B. Harditan Dermawan – dalam Retret Agung Umat – Perjalanan Rohani menanti Kebangkitan ~

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s