MENOLAK YESUS

Selasa, 26 Maret 2013
Hari Selasa dalam Pekan Suci
Yoh 13:21-33, 36-38

“Setelah Yesus berkata demikian, Ia sangat terharu, lalu bersaksi,’Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.’”

(Yoh 13:21)

Apabila kita bertanya pada banyak orang, sebagian besar hampir pasti akan mengatakan bahwa dalam kehidupan yang dijalan baik secara halus maupun secara langsung. Banyak peristiwa hidup yang mungkin menggambarkan penolakkan; seorang bayi yang ditolak sejak kehadirannya di dunia, seorang anak ditolak oleh teman-teman sepermainannya, seorang remaja ditolak cintanya, seorang mahasiswa ditolak saat pengajuan judul skripsinya, seorang calon tenaga kerja ditolak lamaran kerja di suatu perusahaan, bahkan seorang lansia ditolak keberadaannya oleh keluarganya sehingga tidak ada yang mau mengurusi bahkan memakamkannya.

tolakYesus juga mengalami penolakan, sejak masa bayi sampai dewasa, mulai dari oleh bangsa-Nya, kaum kerabat bahkan dari para murid yang dipilih-Nya secara pribadi. Namun apa yang diperbuat oleh Tuhan Yesus ketika mengalami hal tersebut? Ia malahan menerima dan juga tetap mengasihi mereka yang menolak Dia. Satu hal yang tidak mudah dilakukan oleh kita sebagai manusia. Namun sebagai murid Yesus, kita diharapkan mampu untuk meneladani dan juga meniru apa yang diperbuat oleh Tuhan Yesus. Menerima siapapun, sekalipun orang itu pernah menolak kita.

tolak 2Dalam Pekan Suci ini kita akan bersama-sama melihat bagaimana penolakan yang dihadapi oleh Tuhan Yesus semakin lama semakin hebat dan nyata. Namun masa Pekan Suci ini juga kita akan melihat perjalanan keselamatan dan juga perwujudan nyata cinta dan kasih Allah yang mampu dan mau untuk menarik siapa saja bahkan ketika telah disakiti dan teraniaya.

Pertanyaan reflektif:

  • Apakah aku selama masa Prapaskah ini sudah makin beriman kepada Tuhan Yesus, atau malah menolak-Nya?
  • Apakah aku mampu untuk bersaudara dengan mereka yang pernah menolakku?
  • Apakah aku mampu berbelarasa dengan mereka yang menjadi korban penolakkan?

Doa:

Allah Bapa di surga, Arahkanlah selalu hatiku seperti hati Putera-Mu yang mampu mengasihi siapa saja. Semoga aku mampu menerima dan mengasihi mereka yang pernah menolak aku dan mereka yang pernah mengalami penolakkan. Demi Yesus Tuhan pengantara kami. Amin.

~RD Silvester Hari Pamungkas – dalam Retret Agung Umat – Perjalanan Rohani Menanti Kebangkitan ~

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s