KERAJAAN ALLAH SUDAH DATANG KEPADAMU

Kamis, 7 Maret 2012
Luk 11:14-23

“Tetapi jika aku mengisir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu”
Luk 1:20

indexKerajaan Allah atau Kerajaan Surga merupakan pokok pewartaan Yesus. Ia menggambarkannya dengan lambing-lambang duniawi – perjamuan,  Pesta perkawinan, kedudukan di samping Yesus yang menghakimi segala bangsa – untuk menerangkan suatu kenyataan baru, yakni hidup yang tidak mati lagi atau mengambil bagian dalam kehidupan Ilahi. Untuk masuk ke Kerajaan Sutga orang harus bertobat dan percaya akan Kabar Gembira yang dibawakan Yesus (Mrk 1:15). Kerajaan itu terbka bagi semua orang yang berusaha melaksanakan kehendak Allah, bagi mereka yang lurus dan rendah hati seperti seorang anak, yang bertindak adil, mengampuni dan mengusahakan kedamaian. Orang harus bersedia meninggalkan apa saja – kekayaan, anggota keluarga, orang tua, anggota-anggota tubuhnya, bahkan nyawanya sendiri – untuk mengejar Kerajaan Allah.

Dalam diri dan karya Yesus tampak bahwa Kerajaan Bapa-Nya adalah untuk orang yang sakit, kerasukan setan, anak-anak, pelacur dan mereka yang miskin, lapar dan menangis.

Yesus sendiri sejak dari palungamn sampai salib berbelarasa dalam kehidupan dan kemalangan orang-orang kecil, orang-orang miskin, turut merasakan dan mengalami lapar, haus, dan kekurangan. Sebagai tanda hadirnya Kerajaan Allah, para murid diminta untuk memberi makan kepada mereka yang lapar. Kata-Nya, “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”, membantu meningkatkan kesejahteraan sosial, kebutuhan dasar hidup orang-orang miskin, papa, hina, lemah, dan tak berdaya.

Kitapun diundang untuk berbelarasa dengan mereka yang membutuhkan pertolongan. Caranya dengan bertobat dan berbuat baik. Berbuat baik tidak perlu menunggu sampai usia 70 tahun atau 80 tahun (Mzm 90). Biar kelak kita tidak menyesal, berbuatlah mulai dari sini dan sekarang ini untuk berbelarasa kepada saudara-saudara yang sangat membutuhkan bantuan agar “Datanglah Kerajaan-Mu”.

Mars lagu APP-KAJ 2013 yang diciptakan oleh RD Aloysius Susilo Wijaya, ketua komisi Liturgi KKJ, dapat dijadikan inspirasi untuk menolong kita agar selalu ingar berbelarasa kepada yang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel (KLMTD).

Inilah syair lagu yang dimaksud:

Hendaklah kamu murah hati seperti Bapamu murah hati.
Inilah amanat sabda suci, wujudkanlah dengan berbagi.
Berbagi iman dan harapan, berbagi kasih persaudaraan, berbagi berkat dan kerjasama. Aksi nyata berbelarasa.
Berbela rasa pada yang lemah dan kecil,
Berbela rasa pada miskin tersingkir
Berbela rasa pada yang sakit cacat,
Sesama sukacita, Allah sukacita.

Pertanyaan reflektif:

Bentuk kongkrit aksi nyata apa yang akan kupilih dan kulakukan untuk berbelarasa ada yang KLMTD?

 Doa:

Tuhan.. ajaari aku untuk murah hati seperti Bapa murah hati kepada semuaorang. AMin

~A Widyahadi Seputra – Retret Agung Umat – Perjalanan Rohani menanti Kebangkitan ~

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s