Sabda Allah yang tidak berhasil

Advent_Wreath_2~Renungan Minggu Adven II Tahun C~

Dua orang sahabat berjalan memasuki sebuah kota besar.  Seorang diantara mereka adalah pengusaha sabun dan seorang lagi adalah Pastor. Didalam perjalanan si pengusaha sabun berkata kepada pastor itu, “Sepertinya Sabda Allah yang engkau kotbahkan dan ajarkan tidak begitu berhasil. Pengamatan saya loh, masih banyak orang yang jahat, masih banyak pencuri, bahkan masih banyak orang yang lemah dalam iman.”

Si pastor diam saja karena dia tidak bisa menjawab.

Pada akhirnya datanglah suatu kesempatan bagi si Pastor untuk berkata-kata ketika mereka melewati suatu tempat dan melihat beberapa anak kecil yang kotor senang bermain di genangan lumpur dan membuat kue lumpur. Maka si pastor berkata,”Ternyata sabun yang engkau buat tidak begitu bermanfaat, teman, karena masih saja ada anak-anak yang kotor, bahkan banyak manusia-manusia yang tidak bersih.

Ohh tentu Pastor, sabun tidak bermanfaat kalo tidak digunakan dengan baik.”

Lalu si Pastor menjawab, “Tepat katamu. Begitu juga dengan Sabda Allah, kalau tidak dijalankan dalam hidup pasti tidak ada gunanya.”

Bulat bulat

Saudara- saudari yang terkasih dalam Kristus, begitu juga dengan Sabda Allah yang kita dengarkan dalam Kitab Suci hari ini pada minggu kedua Adven.

yohanes-pembaptis-31

3:3 Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,

3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.

3:5 Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,

3:6 dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan.”

(Luk 3:3-6)

Suara yang berseru-seru di padang gurun untuk bertobat, memberikan diri dibaptis, dan mempersiapkan jalan bagi Tuhan tidak akan berguna kalau kita tidak terapkan dalam hidup untuk menyambut Kristus yang lahir. Kata-kata Yohanes yang disabdakan oleh Allah sendiri tidak akan berguna walau pun mulutnya sampai berbusa-busa jika kita tidak lakukan dalam menantikan Natal.

Pada minggu ini kita diingatkan akan dua hal yang bisa kita refleksikan dan terapkan di dalam hidup kita pada minggu ini.

  • Pertama kita di undang Allah melalui Yohanes Pembabtis untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam hidup ini. Marilah kita menyusun hidup kita dengan teratur dan sesuai pada tempatnya. Baik itu dalam berelasi dengan sesama dan tanggung jawab dalam keluarga, tempat kerja, masyarakat dan gereja maupun diri sendiri.
  • Yang kedua kita di ajak untuk memperhatikan hidup rohani. Kita diajak untuk bertobat, mengakukan dosa-dosa kita, dan semakin mendalami Sabda Allah dalam hidup kita sehari-hari agar kita siap dan pantas menyambut Kristus yang lahir.

Marilah kita mohon Roh Kudus agar usaha kita dibimbing dan disertai.

Oleh: P. Ignaz, SX

P Ignaz dan sahabat kecil

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s