Sebuah cerita penuh syukur dari suster Kongregasi FCJM

Pada tanggal 30 Oktober 2012 para suster FCJM yang ada di Pekanbaru yakni komunitas Labubaru, Kota Batak dan Indakiat merayakan pesta berdirinya kongregasi FCJM di Kota Batak, dan yang menjadi selebran adalah Pastor Franco Qualizza SX.

 

Dalam kotbahnya P. Franco mengatakan bahwa bagaimana Muder Maria Clara Pfaender mendirikan kongregasi FCJM ini, dan tentulah Ia mempunyai dasar iman yang kuat karena begitu banyaknya tantangan dan kesulitan yang dialami oleh pendiri, yang pasti sangatlah berat. Namun semua diserahkan pada penyelenggaraan Ilahi yang menjadi dasar kekuatan hidupnya.

Hidupnya merupakan hidup yang penuh penderitaan dan kepapaan yang tidak diindahkan orang dan sulit dimengerti, tetapi sekaligus juga subur, karena kepercayaannya kepada penyelenggaraan Ilahi serta kepada Allah yang Mahabaik. Cintanya pada Tuhan mengalahkan segalanya dan member kekuatan baginya. Iman dan kepercayaannya terhadap Penyelenggaraan Ilahi menjadi pondasi yang kokoh baginya sehingga ia tidak mudah goyah dalam menjalankan kehendak Tuhan. Sekalipun Ia tidak memahami kehendak Allah Bapa pada dirinya, Ia tetap bertekun meskipun lemparan batu harus ditanggungnya. Ia selalu berharap akan terang dan rahmat Allah yang akan menyinari hidup dan karyanya. Maka Ia berkata” Matahari tetap di atas untuk menyinarkan cahaya di dalam kegelapan”. Oleh karena itu diharapkan para pengikut Muder Maria Clara  untuk melaksanakan karya dan cintanya untuk mewartakan dan membangun kerajaan Allah di tengah-tengah dunia ini  seturut kehendak Allah, meski banyak tantangan namun yakin pada Penyelenggaran Ilahi dan tetap yakin bahwa selama matahari masih tetap di atas, dia akan memancarkan cahayanya bagi setiap pengikutnya.

Demikian Pastor Franco mengakhiri homilinya.

Seusai misa kudus ini semua para suster di tiga komunitas bersama  dengan P. Franco Qualizza SX, Pastor Adventus Ignasius Z SX, Fr. Eko Sugianto SX. dan Bpk Winardi. Kami santap malam bersama secara sederhana dan penuh syukur atas kebahagiaan dan kegembiraan karena kebersamaan dalam kemiskinan.

 

SELAMAT PESTA BERDIRINYA KONGREGASI FCJM.

Oleh: Sr Leonisia FCJM

One thought on “Sebuah cerita penuh syukur dari suster Kongregasi FCJM

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s