Misi berarti menjadi saksi Kristus

Misi Gereja Katolik dewasa ini menghadapi suatu tantangan yang tidak ringan, yaitu terkait kebangkitan kembali agama-agama yang tidak akan cepat menguap begitu saja. Oleh sebab itu, banyak hal terkait misi perlu dimaknai secara baru. Tujuan misi, tegas Pastor Franz Magnis-Suseno SJ, bukan untuk menarik sebanyak mungkin orang menjadi Katolik, karena Gereja bukan partai politik dan bukan perkumpulan fans sepak bola yang mencari pengikut.

Jumlah misionaris asing di Indonesia yang dari waktu ke waktu jumlahnya terus berkurang. Hal ini harus dilihat sebagai sesuatu yang alami saja. Betul bahwa dalam waktu singkat misionaris dari Eropa atau Amerika yang berumur di bawah 70 tahun sudah tidak ada, tetapi itu sama sekali tidak mengherankan atau mengkhawatirkan. Gereja Katolik Indonesia mempunyai banyak panggilan, baik untuk imamat ataupun untuk hidup membiara. Selain itu, Gereja punya banyak awam yang bersemangat, sehingga tidak akan ada masalah. Gereja setempat sudah siap mengambil alih misi.

Yaitu misi sesuai persepsi seluruh Gereja, misi itu bagi saya adalah usaha Gereja mempermaklumkan Injil kepada semua bangsa dan menanamkan Injil dalam umat pengikut Kristus. Konsili Vatikan II menegaskan bahwa tujuan misi adalah menciptakan umat yang sungguh-sungguh percaya kepada Yesus dan bisa menjadi saksi Yesus. Misi itu adalah memberi kesaksian. Kesaksian membiarkan orang yang menerimanya bebas. Dan, saya adalah bagian dalam gerakan misi Katolik ini. Tentu tidak menjadi tujuan misi, yaitu untuk menarik sebanyak mungkin orang ke dalam Gereja, karena Gereja itu bukan partai dan bukan perkumpulan fans sepak bola yang mencari pengikut. Gereja ditugaskan untuk menjadi saksi Kristus dalam masyarakat.

Menjadi saksi Kristus berarti menjadi saksi keindahan dan kebaikan Injil dan hidup menurut Injil. Kalau orang lalu tertarik untuk berpartisipasi dalam hidup semacam ini, artinya mau dibaptis setelah diperiksa, itu sebuah kegembiraan bagi kita. Tujuannya adalah menjadi saksi Kristus. Apakah lalu akibatnya orang mau ke dalam Gereja atau tidak, itu terserah pada Roh Allah.

Gereja Katolik pada dasarnya percaya bahwa orang-orang yang tidak dibaptis bisa masuk surga kalau mereka berusaha hidup menurut suara hati mereka. Sebaliknya, bahwa orang yang sudah dibaptis, itu belum merupakan jaminan masuk surga karena orang yang sudah dibaptis pun bisa berdosa dan bisa bertahan dalam dosa. Maka dari itu, misi menurut pahan Katolik dalam konteks ini bukan seakan-akan mati-matian mau membaptis orang, karena yang penting adalah hati orang. Yang pertama dan utama, kita harus mempunyai sikap hormat terhadap integritas spiritual seseorang. Saya gembira kalau orang dibaptis, tetapi saya juga kecewa kalau orang tidak mau dibaptis.

Tantangan yang dihadapi Gereja Indonesia yaitu menanggapi tanda-tanda zaman dengan tepat. Salah satu tanda-tanda zaman itu adalah kebangkitan kembali agama-agama. Dalam 40 tahun terakhir ini, kita melihat  kebangkitan kembali agama-agama. Yang paling relevan di Indonesia tentu saja agama Islam. Islam yang sebelumnya seperti tidur, ketika berhadapan pada modernitas dan globalisasi, mulai mencari jati diri. Di satu sisi, ada ekspresi politik dalam partai-partai, di sisi lain, Islam dalam masyarakat mengalami pembaruan dalam arti bahwa sejak tahun 70-an umat Islam jauh lebih bersemangat daripada sebelumnya. Satu hal yang pasti, kebangkitan agama-agama tidak akan cepat menguap.

Maka dari itu, sangat penting bagi Gereja Katolik Indonesia untuk membangun hubungan yang saling percaya dengan umat Islam dan lainnya. Kita juga harus bisa menjelaskan  kepada saudara-saudara yang bukan Kristiani apa yang dimaksud dengan misi supaya mereka tidak takut atau merasa ditipu dan sebagainya.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s